Ngeri! Ikke Nurjanah dan Kristina Buka Suara Soal Praktik Dukun yang Masih Menghantui Dunia Dangdut

AKURAT BANTEN– Di balik gemerlap lampu sorot, gaun mewah, dan senyum manis para biduan, industri musik dangdut ternyata masih menyimpan rahasia kelam yang bikin bulu kuduk berdiri.
Bukan lagi soal persaingan kualitas suara, dua diva dangdut papan atas, Ikke Nurjanah dan Kristina, secara blak-blakan membongkar adanya praktik "dukun" dan gangguan mistis yang menghantui panggung hiburan.
Pengakuan mengejutkan ini mengungkap bahwa persaingan tidak sehat di dunia dangdut terkadang melibatkan cara-cara di luar logika demi menjatuhkan lawan atau mengamankan posisi di atas panggung.
Baca Juga: Cekcok Maut Karena Izin Nikah Lagi, Istri di Tangerang Nekat Ayunkan Golok ke Suami Hingga Tewas
Teror Gatal Massal: Serangan Gaib Sebelum Konser?
Ikke Nurjanah menceritakan salah satu pengalaman paling mengerikan yang pernah ia alami. Saat berada di belakang panggung sebuah daerah dan bersiap untuk menghibur ribuan penonton, sebuah kejadian aneh menimpa dirinya dan seluruh tim musiknya.
Tanpa sebab yang jelas, Ikke bersama para kru tiba-tiba diserang rasa gatal yang luar biasa di seluruh tubuh. Rasa gatal itu bukan gatal biasa, melainkan serangan masif yang terjadi tepat sesaat sebelum mereka naik ke atas panggung.
"Mau nyanyi itu kita bener-bener diserang gatal," ungkap pelantun lagu 'Memandangmu' tersebut.
Ikke menduga ada oknum yang sengaja "menaruh" sesuatu atau melakukan praktik klenik di area yang mereka lewati. "Ada bagian yang mungkin aja dilewatin, entah dilangkahi atau apalah caranya kita enggak pernah tahu," tambahnya, menyiratkan adanya sabotase mistis yang sengaja ditujukan untuk merusak penampilannya.
Media Bedak: "Isian" Magis di Ruang Ganti
Tak kalah mengejutkan, Kristina juga membagikan sisi gelap lain dari interaksi antar penyanyi di belakang panggung. Ia memperingatkan tentang bahayanya sembarangan meminjam barang pribadi, terutama kosmetik seperti bedak.
Kristina menceritakan momen di mana ia hampir meminjam bedak milik seseorang, namun akhirnya menyadari ada sesuatu yang tidak beres. Di kalangan biduan, sudah menjadi rahasia umum bahwa alat kecantikan sering kali dijadikan media untuk "isian" atau jimat agar terlihat lebih menarik (susuk) atau bahkan untuk mencelakai orang lain.
"Oh ternyata di dalamnya ada si kumis... Eeee mistis," ujar Kristina sembari memberikan isyarat bahwa barang tersebut telah diberi mantra atau kekuatan gaib.
Baca Juga: Heboh Link Video Xysil di Media Sosial: Mengapa Netizen Begitu Penasaran?
Realitas Pahit di Balik Panggung Dangdut
Cerita dari Ikke dan Kristina ini seolah mengonfirmasi bahwa meski kita berada di era digital, praktik klenik dan bantuan "dukun" masih menjadi bayang-bayang hitam di industri dangdut. Persaingan yang sangat ketat membuat sebagian oknum menghalalkan segala cara, termasuk cara-cara mistis, untuk menjatuhkan mental lawan saat tampil.
Fenomena ini menjadi pengingat bagi para pelaku seni bahwa panggung hiburan tidak hanya soal bakat, tapi juga tentang bagaimana bertahan dari gangguan-gangguan "tak kasat mata" yang bisa datang kapan saja.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










