KASAD Maruli Simanjuntak Soal Dirty Vote: Film Tersebut Tak Berdasarkan Bukti, Tapi Mungkin Punya Tujuan

AKURAT BANTEN - Besarnya animo masyarkat tentang film Dirty Vote, hingga Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak angkat bicara, Ia menyebutkan film itu tak berdasarkan bukti dan memiliki tujuan tertentu.
Seperti diketahui bahwa film dokumenter Dirty Vote yang membahas soal dugaan kecurangan Pemilu 2024, kini sedang menjadi sorotan publik.
Maruli ketika ditanya awak media soal responnya terkait film Dirty Vote saat berada di Makodam I/BB, Jalan Gatot Subroto, Kota Medan, pada Selasa (13/2/2024).
"Kebetulan saya tidak nonton itu, tapi saya dengar ceritanya. Kalau orang bilang menduga, nggak punya bukti, ya kita itu semua bisa menduga-duga," kata Maruli dikutip Akurat Banten dari detikSumut.
- Baca Juga: KPU Lebak Bakar 643 Surat Suara Rusak dan Lebih Kuota
- Baca Juga: Pemilu 2024, Benyamin Davnie Nyoblos di TPS 19, Pilar Saga di TPS 028
- Baca Juga: Masa Tenang Kampanye KPU Kota Medan Dikangkangi Papan Iklan Yang Terindikasi Angka Nomor Urut Paslon
Dia menyampaikan, kalau film itu hanya omongan dan tidak ada buktinya, maka jangan terlalu ditanggapi. Ia mengungkapkan pihaknya akan serba-salah pula jika ingin menuntut.
"Ya itu serba-salah, kita mau tuntut, saya juga dibilang, saya kan cuma menduga katanya. Itu permainan mereka untuk berbuat, ya situasi, punya tujuan tertentu mungkin, ya kita tidak tahu," ucapnya.
"Kalau dia bilang ada sesuatu hal, ya kita akan tindak lanjuti. Kalau misalnya, kami keberatan, ya kami bisa bilang. Tapi kalau sekarang dengan kata-kata dugaan itu kan, menurut saya itu, pernyataan-pernyataan yang bisa dikatakan tidak bernyali, ya kan. Dia tidak bisa dituntut, kan," tambahnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 7Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026







