Bonjowi Serang UGM soal Ijazah Jokowi, Tuduh Kampus Sengaja Pasang Badan

AKURAT BANTEN – Polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo kembali memicu kontroversi baru.
Kali ini, kelompok Bongkar Ijazah Jokowi atau Bonjowi menuding Universitas Gadjah Mada (UGM) sengaja turun tangan untuk membela Jokowi dalam sengketa keterbukaan dokumen ijazah.
Tudingan tersebut muncul setelah UGM mengambil langkah hukum dengan menggugat keputusan Komisi Informasi Pusat (KIP) ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta.
Sebelumnya, KIP diketahui mengeluarkan putusan terkait permintaan pembukaan dokumen tertentu yang berkaitan dengan ijazah Jokowi.
Baca Juga: Refly Harun Bongkar Kejanggalan Foto Ijazah Jokowi, Pernyataannya Picu Heboh
Perwakilan Bonjowi, Syamsuddin Alimsyah, mempertanyakan sikap kampus yang dinilai tiba-tiba melakukan perlawanan hukum.
Menurutnya, selama proses sidang di KIP berlangsung, pihak universitas tidak menunjukkan penolakan yang tegas terhadap permintaan informasi tersebut.
Karena itu, Bonjowi menilai langkah UGM menggugat putusan KIP menimbulkan kesan bahwa kampus tersebut sedang berusaha melindungi mantan Presiden RI tersebut dari polemik yang terus berkembang.
Syamsuddin juga menyoroti bahwa dalam persidangan sebelumnya, pembahasan yang disampaikan pihak kampus lebih banyak terkait teknis penyerahan dokumen, bukan keberatan terhadap substansi permintaan informasi itu sendiri.
Polemik mengenai ijazah Jokowi memang kembali ramai dalam beberapa waktu terakhir.
Sejumlah tokoh publik ikut melontarkan komentar yang memperpanjang perdebatan di tengah masyarakat.
Salah satu yang paling menyita perhatian adalah pernyataan Refly Harun yang sempat meragukan foto pada ijazah Jokowi.
Selain itu, nama Roy Suryo juga kembali dikaitkan dengan isu dugaan ijazah palsu yang menjadi pembahasan publik di media sosial.
Baca Juga: Jaksa Pertanyakan Bukti Forensik Ijazah Jokowi, Kasus Roy Suryo Cs Terancam Buntu
Di sisi lain, UGM telah berkali-kali menyatakan bahwa Joko Widodo merupakan alumni resmi kampus tersebut.
Universitas juga menegaskan seluruh data akademik Jokowi tersimpan dalam arsip administrasi resmi kampus.
Meski sudah ada penjelasan dari pihak universitas maupun aparat penegak hukum, isu ini tetap menjadi bahan perdebatan di ruang publik.
Berbagai opini terus bermunculan dan memicu perpecahan pandangan di masyarakat.
Tidak hanya di media sosial, persoalan ini juga berlanjut ke ranah hukum.
Polda Metro Jaya diketahui masih memproses perkara terkait dugaan fitnah dalam kasus ijazah Jokowi yang melibatkan beberapa pihak.
Sejumlah pengamat menilai polemik tersebut kini tidak hanya menyangkut dokumen pendidikan semata, tetapi juga berkembang menjadi isu politik yang mempengaruhi opini publik nasional.
Hingga saat ini, belum ada tanggapan terbaru dari pihak Jokowi terkait tudingan Bonjowi kepada UGM.
Baca Juga: Dituding Minta Maaf Soal Ijazah Jokowi Abraham Samad Buka Suara, 'Itu Fitnah'
Sementara proses gugatan di PTUN Jakarta masih berjalan dan diperkirakan akan terus menjadi perhatian masyarakat dalam waktu mendatang.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Tiyo Ardianto: Dari Awal Saya Bilang MBG Itu 'Maling Berkedok Gizi'
- 2GEMPAR! Mantan Ketua BEM UGM Bongkar Rahasia 'Lembaga Berbintang' yang Coba Menyuapnya
- 3Sempat Dibela Dadan Hindayana, 41 Dapur MBG Anak Pejabat DPRD Sulsel Tuai Sorotan, Aktivis Desak Audit Menyeluruh
- 4Demo Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, BEM UI Bawa 5 Tuntutan Keras untuk Pemerintah
- 5Mahfud MD Heran Nanik S Deyang Tak Tersentuh Pemeriksaan Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Alasannya
- 6Iran Protes Keras ke FIFA Jelang Piala Dunia 2026, Hanya Boleh Masuk Amerika Serikat Saat Hari Pertandingan
- 7Prediksi Portugal vs Chile: Ronaldo dan Generasi Emas Portugal Siap Kirim Peringatan ke Rival Piala Dunia
- 8Cedera Hancurkan Mimpi Wesley di Piala Dunia 2026, Ederson Resmi Dipanggil Brasil
- 9Jerman Peringatkan Rusia Bisa Ancam NATO pada 2029, Eropa Mulai Siaga Perang
- 10Tiga Kartu Merah dan Dua Gol, Meksiko Buka Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan Meyakinkan








