Viral Prabowo Disebut Minta Mantan Presiden Joko Widodo Dihukum Gara-Gara Ijazah Jokowi yang Tak Rampung, Faktanya Mengejutkan

AKURAT BANTEN - Media sosial kembali diramaikan dengan munculnya narasi yang mengaitkan Presiden Prabowo Subianto dengan polemik ijazah Joko Widodo.
Dalam unggahan yang viral, Prabowo disebut meminta Kapolri memberikan hukuman berat kepada Jokowi terkait isu ijazah yang selama ini menjadi perdebatan publik.
Informasi tersebut langsung menyebar luas di berbagai platform media sosial dan memicu reaksi beragam dari masyarakat.
Banyak pengguna internet mempertanyakan kebenaran kabar tersebut karena dinilai cukup mengejutkan di tengah hubungan politik Prabowo dan Jokowi yang selama ini terlihat harmonis.
Baca Juga: Viral Pengakuan Soal Modifikasi Ijazah Jokowi, Fakta Sebenarnya Terungkap
Narasi viral itu biasanya disertai foto Prabowo dengan judul provokatif yang menyebut Presiden RI tersebut marah besar terhadap polemik ijazah Jokowi.
Bahkan dalam unggahan itu disebutkan Prabowo meminta aparat kepolisian segera mengambil tindakan hukum.
Namun setelah dilakukan penelusuran oleh tim pemeriksa fakta, informasi tersebut dipastikan tidak benar.
Polda Jawa Barat menyatakan klaim yang beredar merupakan hoaks dan tidak ditemukan bukti valid terkait pernyataan Prabowo seperti yang disebutkan dalam unggahan viral.
Pemeriksa fakta menjelaskan tidak ada berita resmi maupun pernyataan langsung dari Presiden Prabowo yang meminta Kapolri menghukum Jokowi terkait isu ijazah.
Narasi tersebut disebut sebagai konten manipulatif yang sengaja dibuat untuk memancing perhatian publik.
Dalam klarifikasi yang beredar, informasi asli justru menunjukkan bahwa Prabowo mempertanyakan mengapa isu ijazah Jokowi terus dipersoalkan di ruang publik.
Sementara Kapolri disebut hanya akan melibatkan pihak eksternal dalam penanganan laporan yang berkaitan dengan polemik tersebut.
Baca Juga: Gugatan Ijazah Jokowi Kembali Heboh, Joman 'Cuma Cari Sensasi dan Pansos'
Isu mengenai ijazah Jokowi sendiri memang sudah lama menjadi bahan perdebatan di media sosial maupun ruang publik.
Berbagai tudingan dan spekulasi terus muncul meski sejumlah pihak telah memberikan klarifikasi terkait dokumen pendidikan Presiden RI ke-7 tersebut.
Universitas Gadjah Mada sebagai kampus tempat Jokowi menempuh pendidikan sebelumnya telah berkali-kali menegaskan bahwa Jokowi merupakan alumni resmi Fakultas Kehutanan UGM.
Pihak kampus juga menyatakan data akademik Jokowi sesuai dengan arsip administrasi universitas.
Selain itu, aparat penegak hukum sebelumnya juga pernah melakukan pemeriksaan terhadap dokumen yang dipersoalkan.
Hasil verifikasi disebut tidak menemukan indikasi pemalsuan sebagaimana tuduhan yang berkembang di media sosial.
Pengamat komunikasi digital menilai isu yang melibatkan tokoh politik nasional sangat mudah dimanfaatkan untuk menyebarkan hoaks.
Apalagi informasi sensasional cenderung cepat viral dan memicu emosi publik sebelum sempat diverifikasi.
Masyarakat pun diminta lebih berhati-hati dalam menerima informasi di media sosial.
Pemeriksa fakta mengingatkan pentingnya mengecek sumber berita dan memastikan keabsahan informasi sebelum membagikannya kembali agar tidak ikut menyebarkan hoaks.
Hingga kini, polemik terkait ijazah Jokowi masih terus menjadi perhatian publik dan kerap memunculkan berbagai narasi baru.
Karena itu, literasi digital dan kebiasaan memverifikasi informasi dinilai sangat penting agar masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi palsu yang dapat menimbulkan kegaduhan.
Baca Juga: Penggugat Sebut Ijazah Jokowi Asli, Tapi Kenapa Polisi Tetap Digugat? Fakta Ini Bikin Heboh
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026







