Sosok Bonatua Silalahi Jadi Sorotan Usai Terbitkan Buku Berjudul Ijazah Jokowi Tidak Ada

AKURAT BANTEN – Nama Bonatua Silalahi kembali ramai diperbincangkan publik setelah menerbitkan buku berjudul “Ijazah Jokowi Tidak Ada”.
Buku tersebut memuat hasil kajian dan pandangannya terkait polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang selama ini menjadi perdebatan di ruang publik.
Bonatua dikenal aktif mengikuti perkembangan isu ijazah Jokowi sejak beberapa tahun terakhir.
Ia mengaku mulai tertarik melakukan penelusuran setelah muncul berbagai gugatan dan perdebatan mengenai dokumen pendidikan mantan Wali Kota Solo tersebut.
Dalam proses penelitiannya, Bonatua mengumpulkan sejumlah salinan dokumen dari berbagai sumber.
Ia kemudian membandingkan dokumen-dokumen tersebut dan mengklaim menemukan beberapa perbedaan pada bagian tertentu.
Perbedaan yang dimaksud, menurut Bonatua, meliputi detail legalisasi, warna dokumen, hingga cap stempel pada salinan ijazah yang beredar.
Hasil pengamatannya kemudian dituangkan ke dalam buku yang kini ramai dibahas publik dan media sosial.
Baca Juga: Bikin Kaget Rismon Sianipar Kini Akui Ijazah Jokowi Asli, Nama Bonatua Silalahi Ikut Terseret
Meski judul bukunya cukup kontroversial, Bonatua menyebut isi bukunya lebih banyak membahas hasil analisis dan hipotesis berdasarkan data yang ia kumpulkan selama proses penelitian.
Ia juga menegaskan bahwa penelitiannya dilakukan sebagai bentuk upaya mencari keterbukaan informasi publik terkait dokumen pejabat negara.
Selain menulis buku, Bonatua diketahui beberapa kali mengajukan permintaan informasi kepada lembaga negara.
Ia bahkan pernah membawa persoalan tersebut ke Komisi Informasi Publik karena menilai ada bagian dokumen yang tidak dibuka secara utuh kepada masyarakat.
Baca Juga: Dokumen Ijazah Jokowi Jadi Sorotan Lagi, Bonatua Silalahi Ungkap 9 Bagian yang Sempat Ditutup KPU
Menurutnya, masyarakat memiliki hak untuk mengetahui informasi terkait dokumen pejabat publik selama tidak melanggar aturan hukum yang berlaku.
Bonatua juga pernah melayangkan laporan ke sejumlah lembaga seperti Ombudsman dan aparat penegak hukum terkait pengarsipan dokumen pencalonan Jokowi pada beberapa periode pemilu.
Langkah-langkah tersebut membuat namanya semakin dikenal dalam polemik yang terus berkembang di media sosial maupun ruang publik nasional.
Di sisi lain, pemerintah dan sejumlah lembaga terkait sebelumnya telah menegaskan bahwa ijazah Jokowi dinyatakan asli berdasarkan hasil pemeriksaan dan verifikasi resmi.
Baca Juga: Isu Ijazah Jokowi Picu Ketegangan dengan JK, Pengaruh Politik PSI Ikut Disorot
Aparat penegak hukum bahkan menyebut dokumen tersebut telah melalui proses pemeriksaan laboratorium forensik untuk memastikan keasliannya.
Meski begitu, perdebatan mengenai isu ijazah Jokowi masih terus muncul dan menjadi bahan diskusi berbagai kalangan masyarakat.
Selain Bonatua, sejumlah tokoh publik lain seperti Roy Suryo dan dr. Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa juga sempat ikut menyoroti polemik tersebut.
Pengamat menilai isu ini menunjukkan tingginya perhatian masyarakat terhadap transparansi informasi publik, terutama yang berkaitan dengan pejabat negara.
Baca Juga: Polda Metro Segera Putuskan Nasib Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi
Sementara itu, buku karya Bonatua kini menjadi salah satu referensi baru dalam perdebatan panjang mengenai ijazah Jokowi yang hingga saat ini masih menyita perhatian publik nasional.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Tiyo Ardianto: Dari Awal Saya Bilang MBG Itu 'Maling Berkedok Gizi'
- 2GEMPAR! Mantan Ketua BEM UGM Bongkar Rahasia 'Lembaga Berbintang' yang Coba Menyuapnya
- 3Sempat Dibela Dadan Hindayana, 41 Dapur MBG Anak Pejabat DPRD Sulsel Tuai Sorotan, Aktivis Desak Audit Menyeluruh
- 4Demo Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, BEM UI Bawa 5 Tuntutan Keras untuk Pemerintah
- 5Mahfud MD Heran Nanik S Deyang Tak Tersentuh Pemeriksaan Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Alasannya
- 6Iran Protes Keras ke FIFA Jelang Piala Dunia 2026, Hanya Boleh Masuk Amerika Serikat Saat Hari Pertandingan
- 7Prediksi Portugal vs Chile: Ronaldo dan Generasi Emas Portugal Siap Kirim Peringatan ke Rival Piala Dunia
- 8Cedera Hancurkan Mimpi Wesley di Piala Dunia 2026, Ederson Resmi Dipanggil Brasil
- 9Tiga Kartu Merah dan Dua Gol, Meksiko Buka Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan Meyakinkan
- 10Prediksi Australia vs Turki: Adu Generasi Baru di Laga Pembuka Grup D







