Stadion Sepak Bola ‘BAROMBONG’ Sulsel di Penuhi Kotoran Sapi

AKURAT BANTEN - Adapun alasan di hentikannya pembangunan Stadion Barombong setelah adanya hasil pemeriksaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan tim ahli yang di tunjuk untuk mengaudit konstruksi bangunan stadion.
Banyak pihak yang menyayangkan kejadian ini, Bagaimana tidak? Harapan yang kian besar dari masyarakat Barombong akan menjadi ikon daerahnya tiba-tiba pupus, apalagi pembangunannya yang telah mencapai 75% serta bagian-bagian utama stadion, seperti lapangan, tribun penonton, dan fasilitas lain hampir rampung harus di stop.
Walaupun terbengkalai bertahun-tahun dan terdapat kerusakan di sana sini, kondisi Stadion Barombong sebenarnya masih cukup aman jika hendak dilanjutkan. Hal itu seperti yang dikatakan oleh tim audit lainnya dari salah satu lembaga yang juga ahli di bidang konstruksi. Tentu saja harus dilakukan perbaikan dan penguatan konstruksi di titik-titik tertentu.
Baca Juga: CEMILAN 'Serabi Kuah Kinca' Saat Ini menjadi Terkenal Karena di Sukai Kaum Milenal
Akan tetapi, makin hari kondisi stadion yang kabarnya telah menelan biaya lebih dari 240 miliar rupiah ini makin memprihatinkan. Pantauan terkini dari berbagai sumber mengatakan bahwa di sekeliling stadion nampak rimbun oleh tanaman liar, termasuk alang-alang dan rerumputan.
Area luar yang hijau tersebut akhirnya dimanfaatkan oleh para pemilik hewan ternak sehingga kawanan sapi yang merumput di pinggiran Stadion Barombong menjadi pemandangan lumrah setiap harinya. Hal ini pula yang menyebabkan akses jalan menuju stadion dipenuhi kotoran sapi.
Secara umum, tampak luar Stadion Barombong terkesan kumuh dan cukup “angker”. Alih-alih digunakan untuk aktivitas fisik yang bermanfaat, kondisi bangunan tersebut malah digunakan oleh para muda-mudi untuk berpacaran.
Baca Juga: Destinasi Wisata 'PULAU CANGKIR' Banten, Laksana Serpihan Surga Yang Jatuh Ke Bumi
Kejelasan status Stadion Barombong sudah banyak disindir berbagai kalangan, tidak terkecuali para anggota DPRD Sulsel. Bahkan ada yang mengibaratkan kondisi stadion ini bak besi tua atau barang ronsokan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 7Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026







