Puluhan Kilometer Jalan di Cibeber Belum Dibangun, Pemerintah Terkesan Tutup Mata Atas Penderitaan Warga

AKURAT BANTEN - Kiloan meter ruas jalan kabupaten Tegalumbu - Cikatomas, Desa Mekarsari, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten, dibiarkan rusak.
Padahal, sebelumnya ruas jalan tersebut sempat dilakukan perbaikan dengan pelebaran jalan oleh dinas terkait. Namun, setelah dilakukan pelebaran jalan dengan menggunakan alat berat, ruas jalan tersebut dibiarkan hingga saat ini.
"Iya belum ada kejelasan hingga saat ini, apakah jalan Tegalumbu - Cikatomas ini mau dibangun atau tidak kami belum mendapatkan kabar semenjak jalan ini dilakukan pelebaran. Mau milih Bupati lagi aja," kata Kepala Desa Mekarsari, Agus Hermawan, Selasa (21/5/2024).
Baca Juga: BKD Siap Proses SURAT SAKTI Oknum Pimpinan DPRD Lebak, Masih Tunggu Laporan
Menurut Agus, dengan kondisi jalan yang rusak parah dengan bercampur tanah, ia mengaku kasihan kepada masyarakat di desanya, terutama anak-anak sekolah. Terlebih bila ada masyarakat yang mau melahirkan ke puskesmas.
"Kami kasihan sama warga, anak sekolah apalagi ketika ada warga mau melahirkan. Akses ke puskesmas jauh, sementara kondisi jalan rusak parah," ungkapnya.
Agus berharap, Pemerintah Kabupaten Lebak melalui Dinas PUPR bisa menjawab keluhan warga di desanya dengan dibangunnya ruas jalan kabupaten yang menjadi akses utama.
Baca Juga: Deretan Film Indonesia yang Diangkat dari Kisah Nyata, Dapat Penghargaan dan Rating Tinggi!
"Kayanya bagi masyarakat kami disini itu yang harus di jawab keluhannya. Kemarin itu hanya di urug saja pakai tanah, akibatnya hujan ruas jalan itu malah becek. Panjangnya itu kisaran 9 kilometer yang belum dibangun," tandasnya.
Ungkapan Kepala Desa Mekarsari, Agus Hermawan dibenarkan warga di Desa Mekarsari. Mereka mengeluhkan kondisi jalan sepanjang 9 kilometer yang rusak dan belum mendapat perhatian dari pemerintah.
Kondisi tersebut menurut warga, berdampak pada aktivitas warga, perputaran ekonomi, lantaran distribusi hasil pertanian yang akan dibawa ke pasar terhambat dan membutuhkan biaya yang lebih.
Baca Juga: Arie Kriting dan Indah Pematasari Perlihatkan Wajah Anak ke Publik, Nursyah Cuek dan Tak Peduli!
"Iya, kalau bisa kami berharap jalan ini segera dibangun. Sebab, jalan kabupaten ini adalah utama yang masyarakat gunakan," ungkapnya Samad, seorang warga Desa Mekarsari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 7Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 8Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026







