EDITORIAL: AIRIN dan GOLKAR Bisa Menang Pilgub Banten 2024, Berpotensi Permalukan 8 Partai Dengan Koalisi Besar di KBM

AKURAT BANTEN - Partai Golkar secara resmi mengusung kader terbaiknya Airin Rachmi Diany untuk maju pada kontestasi pemilihan gubernur (Pilgub) Banten 2024, walaupun berseberangan dengan cara pandang kebanyakan Koalisi Indonesia Maju (KIM) saat Pipres 2024.
Tentunya, akan sangat menarik melihat kiprah dan keberanian Golkar mengambil keputusan tersebut, sebab hingga saat ini banyak yang meragukan terkait strategi atau manuver apa yang diambil Airlangga Hartarto untuk memenangkan kadernya Airin.
Keraguan itu memang cukup beralasan, karena hingga saat ini tidak satupun partai yang secara resmi mau bersanding dengan Golkar, apalagi pendamping Airin belum juga ditetapkan alias masih menjalin komunikasi politik dengan partai lainnya.
Golkar tentunya tidak sendirian berjuang untuk memenangkan Airin walaupun partai ini, sangat syarat dengan pengalaman untuk memenangkan kadernya pada kontestasi Pilkada diberbagai daerah hingga Pilpres.
Bisa saja terjadi, Golkar dan PDIP yang masih Jomblo di Pilgub Banten, berkoalisi mendukung Airin dengan meminang salah satu kader yang diajukan partai berlambang banteng tersebut.
Diketahui, PDIP menginginkan kadernya Rano Karno atau Ade Sumardi akan diajukan untuk di duetkan dengan Airin di Pilgub Banten.
Baca Juga: PJ Walkot Tangerang Terbitkan Surat Edaran Larangan Judol, Bagi ASN Dapat Sanksi Berat
Pertanyaannya bisa apa, koalisi Golkar-PDIP memenangkan Airin, ketika melawan 8 partai yang tergabung dalam koalisi besar KBM?
Koalisi yang di inisiasi partai Gerindra ini, bernama Koalisi Banten Maju (KBM), disebut sebagai koalisi besar telah siap memenangkan pasangan Andra Sony-Dimyati Natakusumah, seperti:
- Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
- Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
- Partai Solidaritas Indonesia (PSI)
- Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
- Partai Amanat Nasional (PAN)
- Partai Demokrat
- Partai Gerindra
- Partai Nasdem.
Walaupun Golkar sendirian, tentunya ketajaman analisa memilih Airin bukan hanya hitungan matematis seperti jumlah partai pendukung saja, tapi banyak hal lain yang dipertimbangkan seperti:
• Hasil evaluasi atau analisa terkait kepemimpinan kadernya selama ini yang mampu menyentuh hingga akar rumput. Artinya, Airin sebagian besar programnya bisa diterima dan dirasakan oleh masyarakat dari tingkat atas, menengah hingga bawah.
• Kemudian mengacu pada hasil priodik pemilihan legislatif di Dapil Banten III, politikus Partai Golkar ini, mampu meraih suara tertinggi dengan meraup 302.878 suara.
• Banyak pihak menilai, keputusan mantan Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) dua periode, Airin Rachmi Diany, maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Banten menarik perhatian. Karena Airin memiliki pemilih tradisional yang sangat besar hingga saat ini, masih dengan setia mendukung kepemimpinannya.
Hasil survei Airin Menang
Menurut Direktur Eksekutif Fixpoll Indonesia, Mohammad Anas RA, Airin memiliki peluang menang yang besar di Pilkada Banten 2024.
Selanjutnya Anas mengatakan, Pilkada Banten secara framing politik masih dikuasai keluarga Ratu Atut, dimana masih sangat populer di tengah masyarakat karena memiliki logistik yang kuat, sehingga siapapun figur yang direstui keluarga pasti mendapat dampak elektoral di Pilkada.
Hasil rilis elektabilitas beberapa nama bakal calon gubernur (bacagub) Banten 2024 oleh Lembaga survei PolLead Consulting, dengan pengambilan sampel survei menggunakan metodelogi multi-stage random sampling.
Adapun periode survei dilakukan pada 15-20 Juli 2024 jumlah responden 1.200 orang dengan margin of error 2,9%, tingkat kepercayaan 95,00%. Hasilnya, Airin Rachmi Diany memperoleh tingkat keterpilihan sebanyak 41,28% dan tidak jauh berbeda dengan survei yang telah dilakukan sebelumnya. Seperti:
- Airin Rachmi Diany 41,28%
- Arief Wismansyah 24,67%
- Rano Karno 10,11%
- Dimyati Natakusumah 4,68%.
- Andra Soni 3,61%
- Ade Sumardi 1,77%
Sementara responden tidak tahu dan tidak menjawab sebanyak 13,88%.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 7Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 8Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026







