Ini Kronologi Kecelakaan Beruntun di Batu, Bus Pariwisata Meluncur 2,3 Km Terdapat 7 Titik Tabrak

AKURAT BANTEN- Kronologi kecelakaan maut Bis Pariwisata menuai sorotan. Pasalnya saat kendaraan Bus Rombongan pelajar SMK TI Bali Global Badung meluncur sampai 2.3 kilometer tanpa kendali, hingga mengalami 7 titik tabrak.
Akibatnya banyak korban yang mengalami dampak bus tersebut. Sehingga segera dilarikan ke Rumah Sakit terdekat.
Ditlantas Polda Jawa Timur (Jatim) membeberkan kronologi kecelakaan beruntun di Kota Batu, Jawa Timur, pada Rabu malam, 8 Januari 2025.
Peristiwa yang melibatkan bus pariwisata Sakhkindra Trans nopol DK-7942-GB dan belasan kendaraan lainnya ini menyebabkan empat orang meninggal.
Baca Juga: Terkini, 14 Korban dan 4 Tewas, Kecelakaan Maut Bus Pariwisata Akibat Rem Blong di Kota Batu, Malang
Dirlantas Polda Jatim, Kombes Komarudin, mengatakan kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 19.20 WIB.
Peristiwa ini bermula saat bus yang mengangkut rombongan studi tur SMK TI Bali Global Badung baru keluar dari salah satu tempat wisata di Kota Batu, dan menuju ke Jalan Imam Bonjol, Desa Sisir, Kecamatan Batu.
"Kecelakaan ini melibatkan beberapa kendaraan dengan tipe laka beruntun yang diawali dari kendaraan bus, yang masuk ke Jalan Imam Bonjol, yakni kendaraan bus yang mengangkut siswa ataupun pelajar dari Bali, rombongan dari Bali," katanya saat konferensi pers, Kamis 9 Januari 2025.
Baca Juga: Pemkot Tangerang Buka Pendaftaran Izin Uji Emisi Bagi Bengkel, Gratis!
Saat masuk ke Jalan Imam Bonjol, sopir bus merasakan rem kendaraannya tidak berfungsi. Mengetahui kondisi itu, sopir bus kemudian membanting stir ke kiri hingga kendaraan menabrak atau menaiki trotoar yang berada di kiri jalan.
"Dari sini bus meluncur ke bawah. Rem tidak berfungsi, dengan sudut kemiringan atau sudut elevasi rata-rata 5-7 derajat, kendaraan meluncur ke bawah. Memang posisi jalannya menurun sampai dengan posisi akhir," jelasnya.
Bus kemudian melaju tak terkendali dan belok ke kanan menuju ke arah Jalan Pattimura, Desa Temas, Kecamatan Batu, Kota Batu. Bus itu melaju sejauh 2,3 kilometer dari titik awal hingga titik akhir berhenti menabrak pohon.
Baca Juga: BPOM Temukan Obat Tanpa Kemasan, Bos Apotik Gama Jalani Pemeriksaan
"Dari 2,3 kilometer, terjadi tujuh tabrakan. Titik tabrakan 1 dan 2 ada di Jalan Imam Bonjol, selebihnya titik tabrakan 3-7 ada di Jalan Pattimura. Pada titik tabrak 1 menyebabkan dua orang meninggal dunia, titik tabrak 3 ada satu orang meninggal dunia, dan titik tabrak 7 ada satu orang meninggal dunia," terangnya.
Total ada 16 kendaraan yang ditabrak oleh bus pariwisata di sepanjang Jalan Imam Bonjol hingga Jalan Pattimura. Belasan kendaraan itu antara lain enam mobil dan 10 sepeda motor.
Sedangkan, jumlah korban dalam peristiwa ini ada sebanyak 14 orang. Rinciannya yaitu empat korban meninggal, dua korban mengalami luka berat, dan sisanya luka ringan.
"Saat ini dari empat korban meninggal dunia, ada satu yang sudah diambil keluarga dan lainnya masih di rumah sakit," ungkap Komarudin.
Pihaknya saat ini masih melakukan pendalaman bersama tim ahli dari dinas perhubungan untuk mengetahui faktor-faktor lain yang menyebabkan kecelakaan itu. Polda Jatim juga menerjunkan tim Traffic Accident Analysis (TAA) untuk mereka ulang kejadian.
"Kami menerjunkan tim dari TAA, untuk melihat secara detail, fakta-fakta apa saja yang bisa ditemukan di jalan, dari beberapa faktor terjadinya kecelakaan, mulai dari human error, faktor kendaraan, alam, dan infrastruktur nanti akan terbaca semuanya," ungkapnya (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Tiyo Ardianto: Dari Awal Saya Bilang MBG Itu 'Maling Berkedok Gizi'
- 2GEMPAR! Mantan Ketua BEM UGM Bongkar Rahasia 'Lembaga Berbintang' yang Coba Menyuapnya
- 3Sempat Dibela Dadan Hindayana, 41 Dapur MBG Anak Pejabat DPRD Sulsel Tuai Sorotan, Aktivis Desak Audit Menyeluruh
- 4Demo Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, BEM UI Bawa 5 Tuntutan Keras untuk Pemerintah
- 5Mahfud MD Heran Nanik S Deyang Tak Tersentuh Pemeriksaan Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Alasannya
- 6Iran Protes Keras ke FIFA Jelang Piala Dunia 2026, Hanya Boleh Masuk Amerika Serikat Saat Hari Pertandingan
- 7Prediksi Portugal vs Chile: Ronaldo dan Generasi Emas Portugal Siap Kirim Peringatan ke Rival Piala Dunia
- 8Cedera Hancurkan Mimpi Wesley di Piala Dunia 2026, Ederson Resmi Dipanggil Brasil
- 9Krisis Selat Hormuz Bisa Ubah Ekonomi Global Selamanya, Dunia Mulai Tinggalkan Minyak Teluk
- 10Perang Berbalik Arah? Ukraina Mulai Rebut Wilayah Rusia Berkat Serangan Drone Mematikan








