Lansia Cibodas Guncang Lapangan: Rahasia Bugar di Usia Emas Terungkap!

AKURAT BANTEN – Siapa bilang usia senja berarti berhenti bergerak? Di tengah hiruk pikuk Kota Tangerang, tepatnya di Kelurahan Uwung Jaya, Cibodas, para lansia justru membuktikan sebaliknya.
Setiap hari Minggu, lapangan terbuka di RW 015 menjadi saksi semangat luar biasa puluhan warga senior yang ramai-ramai mengikuti Senam Lansia!
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan sebuah gerakan kolektif untuk meningkatkan kesehatan, kebugaran, dan kualitas hidup di usia emas.
Alih-alih rebahan di rumah, kakek-nenek di Cibodas memilih untuk aktif menggerakkan tubuh, tertawa bersama, dan merasakan dampak positifnya.
Dari Inisiatif Warga hingga Manfaat Nyata
Yoyon Herman, Ketua RW 015 Kelurahan Uwung Jaya, adalah salah satu sosok di balik inisiatif brilian ini.
Ia aktif mengajak warganya untuk rutin berpartisipasi. "Ternyata senam lansia ini sangat efektif dan bagus sekali," ungkap Yoyon.
Baca Juga: Tanah Bersertifikat Diserobot, Ahli Waris Tempuh Jalur Hukum
"Di saat usia yang semakin menua, tetapi dirasakan tetap sehat dan segar bugar." Lanjutnya.
Pengakuan Yoyon bukan isapan jempol. Banyak peserta senam merasakan sendiri manfaatnya.
Sendi-sendi yang tadinya kaku dan otot-otot yang tegang berangsur pulih. Gerakan yang teratur membuat tubuh terasa lebih luwes dan bertenaga.
Baca Juga: Dua Kapal Vietnam Curi Ikan di Natuna, KKP Lakukan Penangkapan Dramatis di Laut
Rasanya seperti menemukan kembali kekuatan di usia yang seringkali dianggap 'lemah'.
Senam Lansia: Olahraga Tepat Pilihan Ahli
Juned, instruktur senam yang sudah ahli menangani lansia, menjelaskan mengapa senam menjadi pilihan yang sangat direkomendasikan.
"Senam bisa menjadi salah satu pilihan olahraga yang tepat untuk lansia. Olahraga ini terdiri dari serangkaian gerakan diikuti dengan pengaturan napas dan konsentrasi otak untuk setiap gerakannya," jelas Juned.
Baca Juga: Tersandung Lahan Bandung Zoo, Mantan Sekda Kota Bandung Ditahan atas Dugaan Korupsi
Menurut Juned, memasuki usia 50 tahun ke atas, menjaga aktivitas fisik sangatlah krusial.
Olahraga rutin seperti senam terbukti meningkatkan kesehatan jantung, menjaga kesehatan otak, dan menguatkan ketahanan tubuh.
Ini bukan sekadar olahraga fisik, tapi juga investasi untuk kesehatan mental dan kualitas hidup secara keseluruhan.
Baca Juga: Tangis Haru dan Pesan Persaudaraan Iringi Keberangkatan Jamaah Haji Aceh Selatan
Tantangan yang Teratasi dengan Semangat
Tentu saja, setiap orang memiliki kondisi tubuh yang berbeda. Sumanto dan Rohim, yang usianya sudah menginjak 70 tahun, mengakui bahwa beberapa gerakan terasa berat bagi mereka.
"Wah, saya agak kerepotan. Kaki sudah tidak bisa ditekuk. Tapi enggak apa, saya usahakan pelan-pelan," ungkap Sumanto dengan senyum.
Semangat untuk terus mencoba dan tidak menyerah adalah kunci, dan di sinilah dukungan instruktur dan sesama peserta sangat berperan.
Baca Juga: Jet Pribadi untuk Logistik Pemilu: Solusi Kilat atau Potensi Masalah?
Rekomendasi WHO: Senam untuk Kualitas Hidup Lansia
Apa yang dilakukan para lansia di Cibodas ini selaras dengan rekomendasi global.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan aktivitas fisik yang disesuaikan untuk orang lanjut usia, dengan gerakan yang teratur, terarah, dan terencana untuk meningkatkan kemampuan fungsional tubuh.
Gerakan-gerakan dalam senam lansia dirancang khusus untuk menjaga fleksibilitas, keseimbangan, kekuatan, dan kesehatan jantung.
Baca Juga: Rp7 Miliar untuk Rakyat Ngawi: Strategi Cerdas Khofifah Perangi Kemiskinan Ekstrem
Selain itu, senam juga membantu meningkatkan daya tahan tubuh, menjaga kesegaran jasmani, dan pada akhirnya, meningkatkan kualitas hidup secara signifikan.
Kegiatan senam lansia di Cibodas ini adalah contoh nyata bagaimana komunitas dapat berkolaborasi untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan mendukung.
Semangat para lansia di sana patut menjadi inspirasi bagi kita semua, bahwa usia hanyalah angka jika semangat untuk hidup sehat terus menyala (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026







