Bisikan Terakhir NS Sebelum Wafat Jadi Kunci, Polisi Interogasi Ibu Tiri Hingga Banjir Air Mata

AKURAT BANTEN – Tabir gelap di balik kematian tragis bocah NS (13) di Sukabumi mulai tersingkap. Sebuah bukti rekaman video yang berisi bisikan terakhir korban sebelum menghembuskan napas terakhir kini menjadi senjata utama penyidik.
Di tengah tekanan pemeriksaan, TS, sang ibu tiri, tak kuasa menahan gejolak emosi hingga menangis histeris di hadapan polisi.
Kasus yang menggetarkan hati publik ini kini memasuki babak baru setelah statusnya resmi dinaikkan ke tahap penyidikan.
"Mama Suruh Minum Air Panas," Kesaksian Pilu di Ambang Maut
Kunci utama dari teka-teki ini bukanlah sekadar luka fisik, melainkan pengakuan jujur dari bibir mungil NS.
Dalam sebuah video yang kini dikantongi pihak kepolisian, NS yang saat itu dalam kondisi kritis dengan luka melepuh di wajah, sempat memberikan isyarat memilukan.
Saat ditanya oleh keluarga apakah ia dipaksa meminum air panas oleh ibu tirinya, NS memberikan anggukan dan bisikan lirih yang mengonfirmasi kekejaman tersebut.
Bisikan inilah yang meruntuhkan alibi awal bahwa korban hanya mengalami "demam biasa".
Baca Juga: Oligarki Lintas Etnis dan Agama: Siapa Sebenarnya Beking di Balik Kebijakan Kontroversial Jokowi?
Interogasi Menegangkan: Isak Tangis di Ruang Penyidik
Pasca video tersebut viral dan menjadi barang bukti, TS kembali dipanggil ke Mapolres Sukabumi untuk menjalani interogasi intensif. Suasana ruang pemeriksaan dikabarkan mendadak emosional.
"Maafin Mama, Nak! Maafin Mama!" seru TS sambil terisak-isak di depan penyidik.
Tangisan yang pecah ini memancing spekulasi publik: Apakah ini bentuk penyesalan yang mendalam, ataukah respons emosional karena terpojok oleh bukti-bukti yang kian benderang?
Hingga kini, polisi terus mendalami motif di balik dugaan penganiayaan sadis tersebut.
Baca Juga: Badai PHK Mie Sedaap di Gresik: Antara Rumor 'Siasat THR' dan DPR Turun Tangan
Fakta Medis: Luka Bakar dan Organ Dalam yang Rusak
Tim forensik RS Bhayangkara mengungkapkan temuan yang sinkron dengan "bisikan" korban. Hasil autopsi sementara menunjukkan:
Luka Trauma Panas: Luka melepuh di area mulut, hidung, tangan, dan punggung.
Pembengkakan Paru-paru: Ditemukan indikasi kerusakan organ dalam yang diduga akibat suhu ekstrem atau zat tertentu.
Uji Toksikologi: Sampel organ telah dikirim ke Jakarta untuk memastikan apakah ada zat kimia berbahaya yang masuk ke tubuh korban.
Baca Juga: Siapa Lindi Fitriyana? Mengenal Sosok Calon Istri Virgoun yang Siap Menikah 26 Februari
Polisi: Kami Bergerak Berdasarkan Fakta, Bukan Air Mata
Kapolres Sukabumi melalui Kasat Reskrim menegaskan bahwa meski ada drama tangisan dari pihak terperiksa, proses hukum tetap berjalan tegak lurus pada fakta lapangan.
"Kasus ini sudah naik ke tahap penyidikan. Kami telah memeriksa 16 saksi termasuk ahli. Kami tidak akan gegabah, namun bukti-bukti fisik dan kesaksian sebelum korban wafat menjadi prioritas kami," tegasnya.
Kini, masyarakat luas menunggu keadilan bagi NS, bocah yang dikenal saleh dan bercita-cita menjadi kiai, namun harus pergi dengan cara yang sangat menyayat hati (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8Viral! Antrean Makan Bergizi Gratis di SMK Kebumen Berujung Aksi Duel Mencekam, Korban Diseret ke Lahan Kosong, Ini Kronologinya
- 9Rodri Tiba di Barcelona, Sang Ballon d'Or Langsung Ungkap Mimpi Besarnya Bersama Blaugrana
- 10Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas







