Banten

Paket MBG di SDN Peninggalan Tuai Sorotan, Distribusi Dinilai Asal-Asalan

Irsyad Mohammad | 8 Desember 2025, 22:11 WIB
Paket MBG di SDN Peninggalan Tuai Sorotan, Distribusi Dinilai Asal-Asalan

AKURAT BANTEN - Pembagian paket Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Peninggalan, Kota Tangerang menuai sorotan warga. Sebuah paket bantuan berisi nanas gelondongan buah utuh lengkap dengan kulit dan durinya ditemukan orang tua siswa di dalam ransel anaknya.

Temuan ini memicu pertanyaan soal kelayakan dan kehati-hatian penyedia dalam menyiapkan paket makanan untuk anak sekolah dasar.

Orang tua siswa berinisial R mengungkapkan bahwa ia kaget saat memeriksa tas anaknya sepulang sekolah.

Baca Juga: BUKAN Logistik Biasa!: Menhan Sjafrie Siapkan Armada Udara Mandiri KESEHATAN JALANAN, Fokus Keliling Posko Pengungsi 3 Provinsi Terdampak Banjir Sumat

Di dalam paket MBG, ia menemukan satu buah nanas utuh tanpa penjelasan cara pengolahan, bersama beberapa bahan lain seperti keju, susu kotak, dan roti tawar.

R menilai pemilihan buah yang membutuhkan pengolahan rumit itu tak masuk akal jika diberikan kepada anak SD tanpa panduan atau alat bantu.

Menurutnya, hal tersebut justru berpotensi merepotkan orang tua dan tidak praktis bagi siswa.

Baca Juga: Gelombang Solidaritas Mengalir dari Tanjungpinang Pelni Gratiskan Pengiriman Bantuan ke Sumut

Ia berharap penyedia MBG lebih teliti dan mempertimbangkan kemampuan konsumsi anak-anak dalam menyusun paket makanan, agar tujuan program benar-benar tercapai.

"Kebijakan Pak Presiden Prabowo kan sudah bagus. Saya berharap pihak penyelenggara dapat lebih profesional dan tidak sembarangan memberikan MBG kepada murid," ujar R, Senin (8/12/2025).

Terpisah, Kepala SPPG Parung Serab, Rayhan Iman, membenarkan bahwa menu MBG untuk hari itu memang menggunakan buah nanas utuh.

Baca Juga: Sinyal Bahaya: Pertalite FIX Dihapus 2026? Ini Dia BBM Pengganti yang Bikin Geger!

Menurutnya, strategi tersebut dirancang agar pengolahan dilakukan oleh orang tua murid di rumah masing-masing.

"Iya betul, memang kita gunakan nanas utuh, karena memang harapannya buah tersebut dipotong oleh orang tua dan disajikan ke anaknya," kata Rayhan kepada banten.akurat.co saat dikonfirmasi melalui aplikasi chating.

Ia menjelaskan bahwa paket tersebut termasuk menu kering yang biasanya memang dibawa pulang oleh siswa, terlebih, kata Rayhan, karena banyak siswa yang pulang lebih cepat lantaran menjelang libur sekolah.

"Karena menu kita kan menu kering ya, biasanya kita menggunakan food tray atau ompreng ketika KBM normal," ujarnya.

Rayhan juga menegaskan bahwa pemilihan nanas utuh telah melalui pertimbangan dengan pihak supplier. Ia menyebut saat musim hujan, banyak buah yang kurang bagus untuk di konsumsi, dan nanas kata Rayhan menjadi pilihan terbaik untuk dibagikan kepada siswa sekolah.

Baca Juga: Momen Azizah Salsaha Menangis saat Melayat ke Rumah Duka Ayah Pratama Arhan di Blora, Ditemani Ibu dan Adiknya

"Pemilihan nanas utuh juga karena kita sudah ngobrol dengan pihak supplier buah, yang tersedia dengan kondisi yang bagus, kebetulan ada nanas," kata Rayhan.

Ia juga memastikan bahwa menu tersebut telah dihitung kandungan gizinya dan telah diberikan kepada total 11 sekolah, baik TK maupun SD.

"Kalau ditanya aman nggak sih nanas untuk anak TK, saya bilang aman banget, nanas punya vitamin C tinggi dan serat yang baik untuk anak," tambahnya.

Baca Juga: TERUNGKAP Ini Nominal Gaji Pensiunan PNS Desember 2025, Tertinggi Hampir Rp5 Juta

Rayhan menyebut menu MBG untuk Senin hingga Rabu diberikan sama selama tiga hari dan menu yang baru akan berikan pada Kamis selama tiga hari berikutnya.

"Kalo menu rapelan seperti itu mas, tapi kalo menu yang dihari normal menggunakan food tray atau ompreng, beda-beda mas setiap harinya. Kalo rapelan ini, per tiga hari kita ganti variasi menunya," tandasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.