TRAGIS! Ketua Golkar Maluku Tenggara Nus Kei Ditusuk OTK hingga Tewas di Bandara, Begini Kronologinya

AKURAT BANTEN - Peristiwa berdarah mengguncang Maluku Tenggara setelah Ketua DPD II Partai Golkar setempat, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, tewas akibat penikaman oleh orang tak dikenal.
Insiden tersebut terjadi di area pintu keluar bandara, sesaat setelah korban tiba dari Jakarta pada Minggu siang.
Baca Juga: Terungkap! Alasan Sebenarnya JK 'Bongkar Kartu' Soal Jasa Besarnya Terhadap Karier Politik Jokowi
Kejadian berlangsung sekitar pukul 11.25 WIT di Bandara Karel Sadsuitubun, Kecamatan Kei Kecil. Situasi yang semula tampak normal mendadak berubah mencekam ketika korban diserang secara tiba-tiba oleh pelaku yang membawa senjata tajam.
Menurut keterangan pihak kepolisian, korban saat itu baru saja keluar dari area kedatangan dan hendak melanjutkan perjalanan. Tanpa banyak interaksi, pelaku langsung mendekat dan melakukan penikaman sebelum akhirnya melarikan diri dari lokasi.
“Tiba-tiba korban ditikam oleh orang tidak dikenal menggunakan sebilah pisau. Terduga pelaku langsung melarikan diri usai kejadian,” ujar Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Rositah Umasugi.
Baca Juga: Dekatkan Layanan ke Masyarakat, Bupati Ratu Zakiyah Resmikan Gerai Samsat Bojonegara
Serangan tersebut membuat korban mengalami luka serius. Pihak keluarga dan warga yang berada di lokasi segera memberikan pertolongan dan membawa Nus Kei ke RS Karel Sadsuitubun sekitar pukul 12.00 WIT.
Namun, upaya penyelamatan tidak membuahkan hasil. Korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka yang cukup parah, terutama di bagian tubuh vital yang terkena tusukan.
Polisi bergerak cepat melakukan penyelidikan pasca kejadian. Dalam waktu relatif singkat, aparat berhasil mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam aksi penikaman tersebut.
Baca Juga: Kapal India Diberondong di Selat Hormuz, Iran Diprotes Keras Lakukan Kesalahan Beruntun?
Kedua terduga pelaku masing-masing berinisial HR (28) dan FU (36). Saat ini keduanya masih menjalani pemeriksaan intensif di Satuan Reserse Kriminal Polres Maluku Tenggara guna mengungkap peran serta keterlibatan mereka.
Hingga kini, motif di balik aksi penikaman tersebut masih dalam proses pendalaman. Polisi membuka kemungkinan adanya latar belakang tertentu, namun belum memberikan kesimpulan resmi kepada publik.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 10Bikin Guru Terharu, Celine dari Pontianak Dipercaya Bawa Baki Merah Putih di Istana




