Cara Baru Siswa Hadapi Konflik di Sekolah, UNPAM Kenalkan Mindful Communication

AKURAT BANTEN - Universitas Pamulang (UNPAM) menjalin kerja sama dengan SMK Islam Faradisa dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui sosialisasi bertema “Detoksifikasi Emosi Melalui Mindful Communication”.
Kegiatan yang berlangsung Senin, (13/4/2026) ini bertujuan meningkatkan kesadaran serta keterampilan siswa dalam mengelola emosi dan menyelesaikan konflik secara sehat.
Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan SMK Islam Faradisa ini diikuti oleh para siswa dengan antusias. Sosialisasi menghadirkan tim dosen dan mahasiswa UNPAM yang memberikan pemaparan terkait pentingnya komunikasi yang sadar (mindful communication).
Baca Juga: Menabung Belasan Tahun, Mimpi Ratusan Calon Haji Tangerang Kandas di Ujung Pelunasan
Hal itu bertujuan sebagai pendekatan dalam mereduksi emosi negatif, seperti marah, cemas, dan frustasi yang sering muncul dalam relasi keluarga maupun pergaulan sebaya.
Dalam pemaparannya, tim pengabdian menjelaskan bahwa detoksifikasi emosi merupakan proses mengenali, memahami, dan melepaskan emosi negatif secara konstruktif.
Melalui pendekatan mindful communication, siswa diajak untuk lebih peka terhadap perasaan diri sendiri maupun orang lain, sehingga mampu merespons konflik dengan cara yang lebih bijak dan tidak reaktif.
Baca Juga: Trump Ancam Iran Jelang Berakhirnya Gencatan Senjata: Banyak Bom Akan Meledak!
“Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa memiliki keterampilan komunikasi yang lebih empatik dan mampu mengelola konflik tanpa kekerasan, baik di lingkungan keluarga maupun sekolah,” ujar salah satu perwakilan tim pengabdian UNPAM, Fikri.
Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi interaktif berupa simulasi kasus. Siswa diberikan kesempatan untuk mempraktikkan teknik komunikasi asertif, mendengarkan aktif, serta strategi penyelesaian konflik secara kolaboratif.
Metode ini dinilai efektif dalam membantu siswa memahami konsep secara aplikatif.
Baca Juga: Tuntutan 16 Tahun Penjara Menghantui Dua Bos Sritex di Sidang Tipikor Semarang
Pihak SMK Islam Faradisa menyambut baik kegiatan ini sebagai bentuk sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan sekolah menengah dalam mendukung penguatan kesehatan mental peserta didik.
Wakil Bidang Kesiswaan, Lia, secara umum memberikan masukan agar kegiatan serupa dapat lebih ditingkatkan dari sisi praktik. “Lebih sering lagi praktik yang diarahkan ke siswa kelas 12,” ungkapnya, menekankan pentingnya pendekatan aplikatif bagi siswa tingkat akhir.
Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, UNPAM menegaskan komitmennya dalam berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam aspek kesehatan mental dan keterampilan sosial.
Baca Juga: Kebakaran Gedung Kemendagri di Pasar Minggu Merembet ke Rumah Warga, Sejumlah Bagian Hangus Terbakar
Ke depan, kerja sama ini diharapkan dapat terus berlanjut melalui berbagai program edukatif yang relevan dengan kebutuhan siswa, serta menjadi langkah konkret dalam membangun generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara emosional dan sosial. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026







