Banten

Indosat Dorong Pemberdayaan UMKM Lewat Workshop Literasi Digital GenSi

Irsyad Mohammad | 24 Desember 2025, 19:57 WIB
Indosat Dorong Pemberdayaan UMKM Lewat Workshop Literasi Digital GenSi

AKURAT BANTEN - Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) terus mendorong pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Generasi Terkoneksi (GenSi).

Kali ini, Indosat menggelar workshop literasi digital bertajuk 'Mengubah Konektivitas Menjadi Keuntungan' yang diikuti lebih dari 100 peserta UMKM, bertempat di Universitas Multimedia Nusantara (UMN).

Program ini dirancang untuk memastikan konektivitas digital tidak hanya berhenti pada ketersediaan infrastruktur, tetapi benar-benar dimanfaatkan secara nyata oleh masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan generasi muda.

Baca Juga: Di Balik Hilangnya Instagram Zara Anak Ridwan Kamil: Sinyal Self-Healing di Tengah Badai Perceraian Orang Tua?

Melalui GenSi, Indosat menggandeng berbagai pemangku kepentingan, termasuk institusi pendidikan dan praktisi industri, guna membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan yang relevan, aplikatif, serta sesuai dengan kebutuhan usaha di lapangan.

Program ini mendorong UMKM agar tidak hanya memahami konsep digital, tetapi juga mampu menerapkannya secara langsung untuk mendukung pengembangan usaha dan pertumbuhan yang berkelanjutan.

Rangkaian workshop disusun secara bertahap, dimulai dari penguatan fondasi dan mindset hingga praktik langsung. Sesi pertama disampaikan oleh Dr. Indra Cahya Uno, Pendiri OK OCE Indonesia, yang menekankan pentingnya membangun mindset UMKM modern, penguatan komunitas, serta pemanfaatan konektivitas sebagai peluang ekonomi.

Baca Juga: Siap-Siap! Polisi Akan Razia Kembang Api di Malam Tahun Baru 2026, Ini Alasannya

"UMKM perlu melihat konektivitas digital bukan sekadar teknologi, tetapi sebagai peluang ekonomi yang bisa dimanfaatkan secara kolaboratif," kata Indra Cahya Uno.

Sesi berikutnya dibawakan oleh Ridwanul Karim, Chief Marketing Officer (CMO) Ratban, yang mengulas strategi pemasaran digital berbiaya rendah, penguatan brand personality, storytelling, serta pembuatan konten yang relevan dan dekat dengan audiens.

"Strategi pemasaran digital harus realistis dan disesuaikan dengan kapasitas serta kondisi UMKM, agar dapat dijalankan secara konsisten," ujar Ridwanul Karim.

Baca Juga: Keajaiban di Balik Tragedi Aceh Tamiang: Pesantren Darul Mukhlisin, Sang ‘Benteng’ Penahan Jutaan Kayu Gelondongan

Program kemudian dilanjutkan dengan sesi praktik pembuatan konten visual yang dibawakan oleh Silva Sandiarini dari Nikon Indonesia.

Peserta dibekali teknik dasar fotografi produk dan pembuatan video pendek, mulai dari komposisi, pencahayaan, hingga framing, yang dilengkapi dengan sesi review hasil karya.

Pihak Universitas Multimedia Nusantara menyambut baik kolaborasi ini sebagai bentuk sinergi nyata antara dunia industri dan pendidikan.

"Program ini memberikan manfaat langsung bagi mahasiswa dan UMKM, karena materi yang disampaikan tidak hanya bersifat konseptual, tetapi juga aplikatif. Pendekatan seperti ini penting untuk menjembatani kebutuhan dunia usaha dengan proses pembelajaran," ujar Andy Firmansyah, Community Engagement & Government Relations Manager UMN.

Melalui program Generasi Terkoneksi (GenSi), Indosat menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam pemberdayaan UMKM dan penguatan kapasitas masyarakat, sekaligus memastikan konektivitas digital dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.