Misi Penting Rusia Kirim Logistik ke ISS, Progress 95 Siap Meluncur ke Orbit

AKURAT BANTEN - Lembaga antariksa Rusia kembali bersiap menjalankan misi strategis dengan mengirimkan pesawat kargo ke orbit Bumi.
Roket pengangkut logistik tersebut ditargetkan menuju Stasiun Luar Angkasa Internasional atau ISS sebagai titik akhir perjalanan.
Misi ini membawa peran penting karena mengangkut berbagai kebutuhan utama bagi para astronot yang sedang bertugas di luar angkasa.
Baca Juga: Lowongan Kerja Berujung Penipuan di Cakung, Polisi Lacak Pelaku Lewat Rekaman CCTV
Sekitar tiga ton muatan akan dikirimkan, terdiri dari bahan makanan, bahan bakar, serta perlengkapan penting lainnya.
Seluruh logistik tersebut dirancang untuk menunjang kelangsungan hidup sekaligus operasional kru selama menjalankan misi ilmiah.
Pesawat tanpa awak bernama Progress 95 dijadwalkan lepas landas pada Sabtu malam waktu setempat.
Baca Juga: Lowongan Kerja Berujung Penipuan di Cakung, Polisi Lacak Pelaku Lewat Rekaman CCTV
Jika dikonversi ke waktu Indonesia, peluncuran itu akan berlangsung pada Minggu, 26 April pukul 05.21 WIB.
Momen penting ini juga dapat disaksikan publik karena akan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube NASA.
Setelah berhasil meninggalkan Bumi, pesawat kargo tersebut akan menempuh perjalanan selama dua hari menuju ISS.
Baca Juga: Israel Klaim Siap Luluhlantakkan Iran, Tinggal Tunggu Restu AS untuk Serangan Besar
Setibanya di sana, Progress 95 dijadwalkan melakukan docking di bagian belakang modul Zvezda.
Proses ini menjadi tahap krusial karena menentukan keberhasilan distribusi logistik kepada kru di dalam stasiun.
Pesawat tersebut tidak hanya berfungsi sebagai pengantar pasokan, tetapi juga memiliki peran lanjutan.
Baca Juga: Lowongan Kerja Berujung Penipuan di Cakung, Polisi Lacak Pelaku Lewat Rekaman CCTV
Selama kurang lebih tujuh bulan, Progress 95 akan tetap terhubung dengan ISS sebagai bagian dari sistem pendukung operasional.
Setelah masa tugasnya selesai, wahana ini akan kembali memasuki atmosfer Bumi dengan membawa limbah dari stasiun.
Langkah ini menjadi bagian dari mekanisme pembuangan sampah yang aman dari aktivitas manusia di luar angkasa.
Baca Juga: Lowongan Kerja Berujung Penipuan di Cakung, Polisi Lacak Pelaku Lewat Rekaman CCTV
Sejak lebih dari dua dekade lalu, ISS telah menjadi tempat manusia hidup dan bekerja tanpa henti.
Tidak ada batasan negara dalam kolaborasi ini karena para kru berasal dari berbagai latar belakang yang berbeda.
Lingkungan mikrogravitasi di ISS memungkinkan berbagai eksperimen ilmiah yang tidak dapat dilakukan di Bumi.
Penelitian yang berlangsung di sana telah membuka banyak peluang baru dalam pengembangan teknologi dan ilmu pengetahuan.
ISS juga menjadi laboratorium penting untuk memahami tantangan yang dihadapi manusia dalam perjalanan luar angkasa jangka panjang.
Data dan pengalaman yang diperoleh digunakan sebagai fondasi untuk misi eksplorasi berikutnya.
Program besar seperti Artemis menjadi salah satu fokus utama dalam upaya membawa manusia kembali ke Bulan.
Selain itu, misi ambisius menuju Mars juga terus dipersiapkan dengan memanfaatkan hasil penelitian di ISS.
Salah satu pernyataan penting menegaskan bahwa “ISS adalah tempat di mana ilmu pengetahuan dan terobosan ilmiah yang tak mungkin dilakukan di Bumi, terjadi.”
Baca Juga: Lowongan Kerja Berujung Penipuan di Cakung, Polisi Lacak Pelaku Lewat Rekaman CCTV
Dengan dukungan misi seperti Progress 95, keberlangsungan aktivitas di ISS tetap terjaga dan terus berkembang.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 5Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 6Juventus Tak Terima Kalah dari Cristiano Ronaldo! Kasus Gaji Rp190 Miliar Kini Dibawa ke Pengadilan Tertinggi Italia
- 7Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 8Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!









