Bus Tabrak Truk Pakan Ayam di Tol Gempol Pasuruan, Belasan Penumpang Terluka

AKURAT BANTEN - Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Tol Gempol-Pasuruan tepatnya di kilometer 807.
Insiden tersebut melibatkan sebuah bus antarkota dan truk pengangkut pakan ayam yang melaju di jalur yang sama dari arah barat ke timur.
Peristiwa ini mengakibatkan total 12 orang mengalami luka-luka dengan rincian lima korban dalam kondisi serius dan tujuh lainnya mengalami luka ringan.
Baca Juga: Gempa 6,1 Magnitudo Guncang Hokkaido Pagi Hari, Warga Diminta Tetap Waspada
Seluruh korban segera dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis di rumah sakit terdekat tak lama setelah kejadian berlangsung.
Menurut keterangan petugas di lapangan, kecelakaan bermula saat bus bernomor polisi B 7086 VAA melaju dengan kecepatan tinggi di lajur cepat.
Bus tersebut dikemudikan oleh seorang pria berusia 46 tahun bernama Hari Suprapto yang sedang menjalankan rute perjalanan jarak jauh.
Baca Juga: Ancaman Baru Kapal Tanker Minyak Dibajak di Laut Merah, Bukan di Selat Hormuz
Di waktu yang bersamaan, sebuah truk bermuatan pakan ayam dengan nomor polisi DK 8484 VO melintas di lajur lambat dengan arah yang sama.
Truk tersebut dikemudikan oleh Putu Edi Putra Hartawan yang berusia 40 tahun.
Situasi berubah ketika pengemudi bus berusaha menyalip kendaraan di depannya dengan berpindah ke sisi kiri jalan.
Baca Juga: Genting! Bukan Hanya Trump, Penembak Gedung Putih Ternyata Incar Sosok-Sosok 'Ring 1' Ini
Namun, manuver tersebut justru membuat bus berada di jalur yang sama dengan truk yang sedang melaju lebih pelan.
“Ketika berada di Km 807 A, pengemudi bus mencoba mendahului kendaraan dengan mengambil lajur kiri, tetapi di jalur tersebut terdapat truk bermuatan pakan ayam sehingga terjadi tabrakan,” ujar petugas.
Benturan keras pun tak terhindarkan hingga menyebabkan kerusakan cukup signifikan pada kedua kendaraan yang terlibat.
Baca Juga: Genting! Bukan Hanya Trump, Penembak Gedung Putih Ternyata Incar Sosok-Sosok 'Ring 1' Ini
Petugas menduga kecelakaan ini terjadi akibat kurangnya kewaspadaan dan jarak aman yang tidak terjaga oleh pengemudi bus.
Faktor kecepatan juga dinilai turut memperbesar risiko sehingga pengemudi tidak memiliki cukup waktu untuk menghindari tabrakan.
Selain korban luka, insiden ini juga menimbulkan kerugian materi yang diperkirakan mencapai sekitar Rp 50 juta khusus pada kendaraan yang terlibat.
Baca Juga: Gempa 6,1 Magnitudo Guncang Hokkaido Pagi Hari, Warga Diminta Tetap Waspada
Sementara itu, kerusakan pada fasilitas jalan tol masih dalam tahap pendataan dan perhitungan lebih lanjut oleh pihak terkait.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pengguna jalan untuk selalu mematuhi aturan berkendara dan menjaga jarak aman.
Kedisiplinan serta kehati-hatian saat berkendara dinilai menjadi kunci utama dalam mencegah kecelakaan serupa di masa mendatang.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Tiyo Ardianto: Dari Awal Saya Bilang MBG Itu 'Maling Berkedok Gizi'
- 2GEMPAR! Mantan Ketua BEM UGM Bongkar Rahasia 'Lembaga Berbintang' yang Coba Menyuapnya
- 3Sempat Dibela Dadan Hindayana, 41 Dapur MBG Anak Pejabat DPRD Sulsel Tuai Sorotan, Aktivis Desak Audit Menyeluruh
- 4Demo Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, BEM UI Bawa 5 Tuntutan Keras untuk Pemerintah
- 5Mahfud MD Heran Nanik S Deyang Tak Tersentuh Pemeriksaan Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Alasannya
- 6Iran Protes Keras ke FIFA Jelang Piala Dunia 2026, Hanya Boleh Masuk Amerika Serikat Saat Hari Pertandingan
- 7Prediksi Portugal vs Chile: Ronaldo dan Generasi Emas Portugal Siap Kirim Peringatan ke Rival Piala Dunia
- 8Cedera Hancurkan Mimpi Wesley di Piala Dunia 2026, Ederson Resmi Dipanggil Brasil
- 9Perang Berbalik Arah? Ukraina Mulai Rebut Wilayah Rusia Berkat Serangan Drone Mematikan
- 10Jerman Peringatkan Rusia Bisa Ancam NATO pada 2029, Eropa Mulai Siaga Perang








