Banten

Tabrakan Maut KRL dan KA Argo Bromo di Bekasi Timur, PT KAI: 7 Orang Tewas dan 81 Luka-luka

Cristina Malonda | 28 April 2026, 07:31 WIB
Tabrakan Maut KRL dan KA Argo Bromo di Bekasi Timur, PT KAI: 7 Orang Tewas dan 81 Luka-luka
Tabrakan Maut KRL dan KA Argo Bromo di Bekasi Timur, PT KAI: 7 Orang Tewas dan 81 Luka-luka (Foto: Antara)

AKURAT BANTEN - Publik kini tengah berduka usai terjadinya tabrakan maut yang melibatkan kereta jarak jauh dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Senin malam (27/4/2026).

Kecelakaan tersebut menghebohkan masyarakat. Sejumlah foto dan video yang memperlihatkan kondisi gerbong kereta viral di media sosial.

Warganet ramai mengucapkan duka untuk para korban dan menantikan laporan lebih lanjut terkait kejadian.

Baca Juga: Sidang Ungkap Fakta Baru, Hakim Soroti Keanehan dalam Kasus Kepala Cabang Bank

Kronologi Tabrakan Maut KRL dan KA Argo Bromo

Kejadian mengenaskan ini bermula ketika KRL Commuter Line dari arah Cikarang menuju Bekasi menabrak taksi di jalur perlintasan langsung (JPL) dekat kawasan Bulak Kapal, sekitar pukul 20.40 WIB.

Hal tersebut membuat KRL dari arah Jakarta menuju Cikarang terpaksa berhenti dan tertahan di Stasiun Bekasi Timur.

Menurut keterangan Manajer Humas Daop 1 KAI, Franoto Wibowo, disebutkan bahwa KA Argo Bromo Anggrek rute Gambir-Surabaya menabrak KRL Commuter Line menuju Cikarang yang sedang berhenti dari belakang.

Baca Juga: Polisi Tetap Tetapkan 13 Tersangka Kasus Daycare Yogyakarta, Motif Ekonomi Terungkap

Saksi mata dilokasi menyebutkan hantaman tersebut mengakibatkan guncangan hebat. Banyak penumpang berteriak histeris dan berupaya menyelamatkan diri.

Tabrakan yang terjadi cukup kencang dan parah, hingga gerbong masinis kereta jarak jauh itu sampai nembus gerbong KRL. Nampak gerbong di bagian wanita hampir setengah dimasuki oleh kepala kereta jarak jauh.

Atas peristiwa ini banyak korban luka-luka di KRL Commuter Line. Tak sedikit dari penumpang terjepit di gerbong perempuan tersebut.

Baca Juga: Reshuffle Kabinet Terbaru Prabowo, 6 Pejabat Baru Resmi Dilantik! Ini Daftarnya

KAI bersama Basarnas, TNI, Polri, serta tim medis dengan sigap melakukan evakuasi terhadap penumpang yang terjebak di dalam gerbong kereta.

Alat bantu seperti gergaji hingga gerinda digunakan petugas untuk memudahkan proses evakuasi. Ambulans pun nampak sibuk membawa korban kecelakaan.

Dilaporkan, penumpang KA Argo Bromo Anggrek yang berjumlah 240 orang telah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

Baca Juga: Polemik Kali Ciputat Berlanjut, Pengamat Soroti Potensi Pelanggaran Tata Ruang dan Dampak Lingkungan

Sementara penumpang luka-luka KRL dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Korban kecelakaan dirujuk ke beberapa fasilitas kesehatan terdekat, di antaranya RSUD Bekasi, Primaya Hospital Bekasi Timur, Mitra Plumbon Cibitung, dan RSU Bella Bekasi.

Berdasarkan pernyataan dari Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin dalam konferensi pers di Stasiun Bekasi, Selasa (28/4/2026) pagi, sebanyak 7 orang dilaporkan meninggal dunia.

Baca Juga: MacBook Ultra Siap Mengguncang Pasar Laptop Premium dengan Layar OLED dan Fitur Revolusioner

"Update jumlah korban yang terjadi pada kecelakaan kereta tadi malam, meninggal dunia itu 7 orang, luka-luka dirawat 81 orang, yang ada terperangkap di kereta 3 orang," kata Bobby.

Sebelumnya juga PT KAI telah menyampaikan Duka Cita dan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas insiden ini.

Perusahaan memastikan akan memberikan penanganan terbaik bagi korban serta melakukan investigasi menyeluruh.

Baca Juga: Jarang Terjadi! Mantan Presiden Jokowi Bakal Duduk di Kursi Sidang, Siapkan Kejutan Ijazah Asli

“Kami menyampaikan permohonan maaf. Fokus kami adalah memastikan seluruh penumpang dan petugas mendapatkan penanganan secepat mungkin,” ujar VP Corporate Communication KAI, Anne Purba.

Menyusul insiden ini, KAI juga membangun posko tanggap darurat di Stasiun Bekasi guna membantu pihak keluarga korban mendapatkan informasi terkait korban.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.