Banten

Buntut Kisruh LCC 4 Pilar Kalbar, Siswi SMAN 1 Pontianak Dapat Apresiasi Beasiswa ke Tiongkok

Viona Sebastian Nolani | 13 Mei 2026, 13:39 WIB
Buntut Kisruh LCC 4 Pilar Kalbar, Siswi SMAN 1 Pontianak Dapat Apresiasi Beasiswa ke Tiongkok
Rifqinizamy Karsayuda, Ketua Komisi II DPR RI, menelpon Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak, peserta Final LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar. (Tangkapan Layar)

AKURAT BANTEN - Polemik Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat masih terus menyita perhatian publik hingga kini.

Anggota DPR RI sekaligus alumni SMAN 1 Pontianak, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, melalui unggahan di akun media sosial pribadinya membagikan momen saat dirinya menelepon langsung Josepha Alexandra.

Josepha merupakan siswi SMAN 1 Pontianak yang menjadi peserta dalam babak final LCC 4 Pilar MPR RI tingkat Kalbar.

Dalam percakapan tersebut, Rifqinizamy menyampaikan permohonan maaf kepada Josepha atas nama anggota MPR RI terkait polemik yang muncul dalam pelaksanaan final lomba tersebut.

Baca Juga: Soroti Polemik LCC Empat Pilar di Kalbar, PKB Dorong Evaluasi Total dan Perbaikan Sistem

“Saya sampaikan permohonan maaf kepada Josepha atas nama Anggota MPR RI,” ujar Rifqinizamy dalam percakapan telepon tersebut, Selasa (12/5/2026).

Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa Josepha mendapat undangan ke Jakarta dari MPR RI sebagai bentuk apresiasi atas keberaniannya dalam menyampaikan pendapat terkait jalannya perlombaan.

Tidak berhenti di situ, Rifqinizamy turut menawarkan beasiswa pendidikan S1 ke Tiongkok kepada Josepha setelah ia lulus dari SMA.

Menurutnya, peluang tersebut juga membuka kesempatan kerja di perusahaan multinasional setelah menyelesaikan studi.

Baca Juga: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah di Kasus Laptop Chromebook, Ini Aturan Ketatnya

“Josepha adalah contoh anak didik kita yang berani menyuarakan dan mempertahankan kebenaran, kita harus mendukungnya,” katanya.

Dalam percakapan tersebut, Rifqinizamy juga menyampaikan rasa bangganya karena Josepha dinilai telah membawa nama baik SMAN 1 Pontianak hingga dikenal luas secara nasional melalui peristiwa ini.

Diketahui, polemik final LCC 4 Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat sebelumnya ramai diperbincangkan publik setelah muncul berbagai protes dan perdebatan terkait proses perlombaan pada babak final.

Kasus yang viral di media sosial itu pun memicu beragam respons dari masyarakat hingga tokoh pendidikan di Kalimantan Barat.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.