Banten

PASAR EMAS GOYANG! Pergerakan Harga Emas Sepekan Terakhir Bikin Investor Ketar-ketir

Abdurahman | 7 Juni 2026, 23:36 WIB
PASAR EMAS GOYANG! Pergerakan Harga Emas Sepekan Terakhir Bikin Investor Ketar-ketir
Ilustrasi grafik pergerakan Emas dalam sepekan (Akurat Banten/Rahman)

AKURAT BANTEN– Peta investasi logam mulia mendadak memanas. Bagi Anda yang terbiasa melihat grafik harga emas Antam terus melesat naik hingga mencetak rekor demi rekor baru dalam beberapa bulan terakhir, pekan ini menjadi momen yang cukup mengejutkan.

Pasar emas tanah air dilaporkan bergoyang hebat setelah harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan yang terbilang menukik dan cukup dalam.

Fenomena ini sontak memicu perbincangan hangat di kalangan pelaku pasar. Sentimen global yang dinamis serta penguatan mata uang fiat memaksa sang "safe haven" untuk tunduk dan tiarap sementara waktu.

Tak pelak, fluktuasi tajam dalam kurun waktu sepekan terakhir ini sukses membuat para investor—baik pemula maupun kawakan—mulai ketar-ketir dan menghitung ulang strategi portofolio mereka.

Penurunan tajam harga emas dalam sepekan terakhir ini menjadi alarm pengingat bagi pasar. Logam mulia memang aset lindung nilai terbaik, namun dia tidak kebal terhadap koreksi dan profit taking global. Di sinilah mentalitas investor sesungguhnya diuji: apakah akan panik atau justru melihatnya sebagai peluang?

Baca Juga: John Herdman Gemas Jelang Indonesia vs Oman, Ada Satu Hal yang Belum Bisa Ia Terima!

Kronologi Jatuhnya Sang Kilau Emas

Berdasarkan data terbaru dari laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam tidak hanya mengalami penurunan tipis, melainkan koreksi beruntun selama beberapa hari.

Setelah sempat bertengger dengan gagah di kisaran Rp 2,8 juta per gram, akumulasi penurunan sepekan ini memotong nilai emas cukup signifikan.

Kondisi ini kian pelik karena harga pembelian kembali (buyback) oleh Antam juga merosot tajam.

Investor jangka pendek yang berniat melakukan aksi ambil untung (profit taking) terpaksa harus gigit jari atau menunda rencana mereka agar tidak terjebak dalam kerugian.

Untuk memastikan Anda tidak salah langkah, berikut adalah rincian harga emas Antam 24 karat terbaru per gram yang berlaku saat ini (belum termasuk kalkulasi pajak PMK Nomor 81 Tahun 2024):

  • Emas 0,5 gram: Rp 1.432.000

  • Emas 1 gram: Rp 2.764.000

  • Emas 2 gram: Rp 5.468.000

  • Emas 3 gram: Rp 8.177.000

  • Emas 5 gram: Rp 13.595.000

  • Emas 10 gram: Rp 27.135.000

  • Emas 25 gram: Rp 67.712.000

  • Emas 50 gram: Rp 135.345.000

  • Emas 100 gram: Rp 270.612.000

  • Emas 250 gram: Rp 676.265.000

  • Emas 500 gram: Rp 1.352.320.000

  • Emas 1.000 gram (1 Kg): Rp 2.704.600.000

Catatan: Harga dapat bervariasi dan berubah sewaktu-waktu tergantung pada lokasi butik emas Antam terdekat di kota Anda.

Baca Juga: WO di Bandung Dilaporkan ke Polisi Setelah Diduga Rugikan 140 Calon Pengantin Hingga Rp2,4 Miliar

Aturan Pajak Buyback yang Perlu Diwaspadai

Bagi investor yang bertransaksi dalam jumlah besar, guncangan harga ini menuntut kejelian ekstra dalam menghitung potensi bersih yang diterima.

Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2024, transaksi penyerahan atau buyback emas ke PT Antam Tbk dengan nominal di atas Rp 10.000.000 akan dikenakan potongan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5%.

Pajak ini bersifat memotong langsung dari total dana yang dicairkan, sehingga wajib masuk dalam kalkulasi risiko Anda.

Baca Juga: Sempat Dibela Dadan Hindayana, 41 Dapur MBG Anak Pejabat DPRD Sulsel Tuai Sorotan, Aktivis Desak Audit Menyeluruh

Waktunya Amankan Aset atau Justru 'Serok Bawah'?

Di tengah kepanikan pasar, selalu ada dua kubu yang terbentuk. Kubu pertama adalah mereka yang mulai cemas dan cenderung melakukan panic selling karena takut harga akan turun lebih dalam lagi.

Namun, kubu kedua—yang biasanya diisi oleh investor berpengalaman—justru tersenyum lebar. Bagi mereka, penurunan tajam dalam sepekan ini adalah momen "diskon massal" yang langka untuk memborong emas di harga miring (buy the dip).

Secara historis, emas adalah instrumen investasi jangka panjang yang sangat tangguh melawan inflasi.

Koreksi tajam yang terjadi saat ini dinilai oleh banyak analis sebagai fase konsolidasi yang sehat setelah emas jenuh menanjak terlalu cepat.

Jadi, apakah Anda termasuk tim yang ketar-ketir memilih mundur, atau tim bermental baja yang siap memanfaatkan momentum emas murah ini? (**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Abdurahman
Reporter
Abdurahman
Abdurahman