Italia Geger Usai Bos NATO Sebut 500 Pesawat AS Serang Iran dari Pangkalan Italia, Pemerintah Langsung Klarifikasi

AKURAT BANTEN - Dalam wawancara bersama Fox News pada 24 Juni 2026, Sekjen NATO Mark Rutte menjadikan Italia sebagai contoh untuk menunjukkan bentuk dukungan negara-negara Eropa terhadap AS.
Ia mengatakan bahwa sebanyak 500 pesawat AS telah diterbangkan dari pangkalan Washington yang berada di Italia untuk menjalankan Operasi Epic Fury terhadap Iran sejak konflik tersebut dimulai pada akhir Februari.
Pernyataan Rutte tersebut langsung menimbulkan polemik di Italia.
Pemerintah Perdana Menteri Giorgia Meloni sebelumnya telah berulang kali menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mengizinkan wilayah Italia digunakan sebagai tempat pelaksanaan operasi militer langsung terhadap Iran.
Baca Juga: Harga Emas Dunia Turun Tajam ke US$4.002, Analis Ungkap Nasib Logam Mulia Berikutnya
Pada hari yang sama, Menteri Pertahanan Guido Crossto memberikan klarifikasi terkait isu tersebut.
Ia menegaskan bahwa seluruh tindakan Italia telah dilakukan sesuai dengan konstitusi, perjanjian internasional, serta aturan yang mengatur penggunaan pangkalan militer sekutu di wilayah Italia.
"Sebagaimana telah dilaporkan dengan jelas kepada Parlemen , pemerintah hanya mengizinkan kegiatan teknis dan logistik, bukan operasi tempur," tegas Crossto.
Ia juga menegaskan bahwa Italia telah menolak setiap permintaan yang dianggap melampaui batas aturan tersebut.
Baca Juga: Trump Mulai Bela Zelensky? Pernyataan Terbarunya Soal Perang Ukraina Jadi Sorotan Dunia
Perselisihan ini muncul ketika hubungan antara Perdana Menteri Meloni dan Presiden AS Donald Trump sedang mengalami ketegangan.
Situasi tersebut terjadi setelah adanya perdebatan terbuka pekan lalu mengenai keputusan Italia yang tidak mendukung kampanye militer AS terhadap Iran, ditambah dengan kritik pribadi Trump terhadap pemimpin Italia itu.
Crossto mengaku terkejut dengan pernyataan Rutte karena menurutnya Rutte "sama sekali tidak memiliki hubungan dengan Operasi Epic Fury".
Ia menilai pernyataan tersebut telah menciptakan "pesan yang sepenuhnya menyesatkan" karena menyamakan penerbangan dukungan resmi dengan aktivitas yang berkaitan langsung dengan operasi pertempuran.
Italia saat ini menjadi lokasi bagi sekitar 120 pangkalan militer AS, termasuk pangkalan udara angkatan laut Sigonella di Sisilia serta pangkalan udara Aviano yang berada di wilayah utara Italia.
Menanggapi kontroversi tersebut, seorang pejabat NATO menjelaskan bahwa Rutte hanya ingin menegaskan bahwa para sekutu, termasuk Italia, telah menjalankan perjanjian bilateral yang sudah ada terkait keberadaan pangkalan militer dan izin transit pesawat.
Pernyataan Rutte juga segera dimanfaatkan oleh kelompok oposisi Italia yang mendesak pemerintah memberikan penjelasan lebih rinci mengenai situasi tersebut.
Pemimpin Gerakan Lima Bintang sekaligus mantan Perdana Menteri Giuseppe Conte menilai Meloni harus memberikan klarifikasi langsung di hadapan Parlemen.
Sementara itu, politisi Nicola Fratoianni dari Aliansi Hijau dan Kiri menuding pemerintah telah memberikan informasi yang menyesatkan kepada anggota parlemen, atau justru Rutte telah "jatuh cinta."
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 5Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 6Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 7Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 8Man City Dihantam Kasus Finansial, Steven Gerrard Angkat Suara: Bukan Degradasi, Hukuman Ini yang Harus Diterima!
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!









