Son Heung-min Minta Maaf Usai Korea Selatan Tersingkir dari Piala Dunia, Ungkap Kalimat yang Menyentuh Fans

AKURAT BANTEN - Kapten Timnas Korea Selatan, Son Heung-min, menyampaikan permintaan maaf kepada para pendukungnya pada Selasa (30 Juni) setelah Korea Selatan harus tersingkir di fase awal Piala Dunia.
Son mengakui bahwa hasil tersebut menjadi kenyataan yang "tidak mudah diterima".
Kekecewaan besar dirasakan para penggemar Korea Selatan usai tim kesayangan mereka gagal melangkah ke babak gugur Piala Dunia.
Saat skuad kembali ke tanah air pada Selasa pagi, sejumlah suporter menyampaikan satu tuntutan kepada pelatih kepala Hong Myung-bo: masa kepemimpinannya sudah berakhir.
Hong, yang merupakan mantan pemain bertahan tim nasional Korea Selatan, akhirnya mundur dari jabatannya pada Minggu setelah skuadnya menutup fase grup dengan catatan satu kemenangan dan dua kekalahan.
Hasil tersebut sekaligus memupus harapan Korea Selatan untuk melaju lebih jauh di bawah kepemimpinan Son.
Langkah Korea Selatan terhenti setelah mereka gagal mengamankan tiket ke babak 32 besar sebagai salah satu dari delapan tim peringkat ketiga terbaik dalam turnamen tersebut.
Peluang Korea Selatan untuk lolos sebenarnya masih terbuka hingga laga terakhir fase grup.
Baca Juga: Roket Buatan Dalam Negeri Diuji TNI AU, WAFAR RD-702 Siap Dukung Kekuatan Udara Nasional
Namun, kekalahan mengejutkan 1-0 dari Afrika Selatan yang secara peringkat lebih rendah membuat perjuangan mereka berakhir lebih cepat.
Son, mantan kapten Tottenham Hotspur, bahkan harus memulai laga melawan Afrika Selatan dari bangku cadangan pada babak pertama.
Padahal, hasil imbang dalam pertandingan tersebut diperkirakan sudah cukup untuk membawa Korea Selatan melaju ke tahap berikutnya.
"Jujur saja, saya tidak tahu harus mulai dari mana. Saya tidak bisa berpura-pura tidak terjadi apa-apa, dan saya tidak ingin lari dari kenyataan," tulis Son di Instagram.
"Pertama dan terpenting, saya ingin menyampaikan permintaan maaf saya yang paling tulus kepada rakyat Korea Selatan dan kepada semua penggemar yang telah mendukung dan mencintai tim sepak bola nasional kami," tambahnya.
Son mengungkapkan bahwa kegagalan melaju lebih jauh di Piala Dunia menjadi hal yang sulit diterima.
Ia kembali menegaskan, "Sejujurnya, bahkan sekarang pun, tidak mudah untuk menerima kenyataan ini."
Piala Dunia kali ini menjadi penampilan keempat Son di ajang tersebut dan banyak pihak memperkirakan turnamen tersebutbisa menjadi kesempatan terakhirnya membela Korea Selatan.
Meski demikian, masih muncul pertanyaan apakah sang bintang akan tetap melanjutkan karier internasionalnya setelah kompetisi berakhir.
Dalam unggahannya, Son tidak membahas mengenai kemungkinan pensiun dari tim nasional.
Namun, ia berjanji akan berusaha keras untuk kembali mendapatkan kepercayaan dari para penggemar.
"Daripada mencoba mengungkapkan semuanya dengan kata-kata sekarang, saya akan melakukan segala yang saya bisa, dari tempat saya berdiri, untuk merebut kembali hati rakyat Korea Selatan dan para penggemar sepak bola," katanya.
"Aku akan berjuang dengan segenap kekuatanku untuk menghadirkan kembali kebahagiaan bagimu," tambah Son.
Son tampil di babak kedua, tetapi tidak mampu membantu Korea Selatan mengejar ketertinggalan 1-0.
Kekalahan tersebut kemudian memicu kritik tajam terhadap Hong Myung-bo.
Hong terlihat meninggalkan area kedatangan Bandara Internasional Incheon pada Selasa dengan pengawalan ketat media.
Ia memilih diam dan tidak memberikan jawaban kepada wartawan yang menunggu.
Para suporter yang berada di bandara melontarkan ejekan dan meneriakkan "Hong keluar!" ketika sang pelatih meninggalkan lokasi.
Namun, para pemain Korea Selatan yang datang setelahnya justru mendapat sambutan berbeda dari penggemar.
"Terima kasih atas kerja keras kalian!" teriak salah satu pendukung saat para pemain keluar dari bandara, sebuah pemandangan yang sangat berbeda dibandingkan reaksi terhadap Hong.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026






