Banten

Jersey Tandang Belgia Bawa Hoki di Piala Dunia 2026? Ini Kisah dan Filosofi di Balik Desainnya

Viona Sebastian Nolani | 9 Juli 2026, 14:32 WIB
Jersey Tandang Belgia Bawa Hoki di Piala Dunia 2026? Ini Kisah dan Filosofi di Balik Desainnya
Jersey timnas Belgia. (instagram/@kevindebruyne)

AKURAT BANTEN - Seragam tandang Timnas Belgia di Piala Dunia 2026 menjadi salah satu jersey yang paling menarik perhatian sepanjang turnamen.

Selain dianggap membawa hoki, desainnya juga menyimpan cerita seni yang membuatnya berbeda dari seragam tim nasional lainnya.

Saat menghadapi Spanyol pada laga perempat final Piala Dunia 2026, Belgia dipastikan kembali mengenakan jersey tandang tersebut.

Jersey ini merupakan hasil kolaborasi antara Adidas dan Federasi Sepak Bola Kerajaan Belgia.

Baca Juga: Kontroversi Argentina di Piala Dunia 2026, MEdia Luar Bongkar Dugaan FIFA dan Wasit Beri Keuntungan

Desainnya dibuat sebagai bentuk penghormatan kepada pelukis surealis legendaris Belgia, Rene Magritte, yang dikenal sebagai salah satu seniman paling berpengaruh pada abad ke-20.

Perpaduan warna biru muda dan merah muda dipilih dengan sentuhan motif lingkaran yang terinspirasi dari karya Magritte tahun 1931 berjudul "The Void of the Airs" (La voix des airs).

Lewat desain tersebut, Belgia membawa salah satu ikon seni terbaik negaranya ke panggung sepak bola dunia.

Salah satu detail paling unik terdapat di bagian dalam kerah jersey.

Baca Juga: Ronaldo Pulang, Harga Tiket Piala Dunia 2026 Langsung Merosot hingga 60 Persen

Di sana tertulis "Ceci n'est pas un maillot" (Ini bukan kaus), yang menjadi referensi langsung terhadap lukisan ikonik Magritte "La trahison des images" (Pengkhianatan gambar).

Karya tersebut menampilkan gambar sebuah pipa dengan tulisan "Ceci n'est pas une pipe" (Ini bukan pipa) tepat di bawahnya.

Tak hanya itu, desain jersey Belgia juga mengadopsi elemen bola melayang yang diambil dari karya Magritte lainnya, "La Voix des Airs" (Suara Angin).

Seragam ini sekaligus meneruskan tradisi Belgia yang kerap mengangkat identitas budaya nasional ke dalam desain kostum tim sepak bola.

Pada edisi sebelumnya, mereka pernah menghadirkan inspirasi dari budaya bersepeda, festival musik Tomorrowland, hingga karakter komik legendaris Tintin.

Sejak pertama kali diperkenalkan di Piala Dunia 2026, jersey tandang Belgia langsung mendapat sorotan sebagai salah satu desain paling ikonik dalam sejarah turnamen.

Banyak penggemar sepak bola, desainer, hingga pencinta seni memberikan apresiasi terhadap konsep tersebut.

Hal ini menunjukkan bahwa jersey Piala Dunia tidak hanya berfungsi sebagai perlengkapan bertanding, tetapi juga dapat menjadi representasi karya seni yang bernilai tinggi.

Sepanjang Piala Dunia 2026, Belgia sudah dua kali memakai seragam tandang ini dan selalu meraih hasil meyakinkan.

Mereka sukses mengalahkan Selandia Baru dengan skor 5-1 pada fase grup, lalu menundukkan tuan rumah Amerika Serikat 4-1 di babak 16 besar.

Kini Belgia berharap rekor positif tersebut kembali berlanjut ketika menghadapi Spanyol dalam laga perempat final yang dijadwalkan berlangsung pada 11 Juli.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.