Banten

Niat Hati Rayakan Ultah Nenek, Atlet Golf Jesslyn Wijaya Justru Diculik OTK di Mangga Besar!

Abdurahman | 21 Juli 2026, 12:49 WIB
Niat Hati Rayakan Ultah Nenek, Atlet Golf Jesslyn Wijaya Justru Diculik OTK di Mangga Besar!
viralnya kasus penculikan terhadap seorang atlet golf putri, Jesslyn Wijaya yang dilaporkan terjadi pada sebuah resto wilayah Jakpus. (Instagram.com/@hmjusufrizal)

AKURAT BANTEN— Momen kehangatan keluarga yang seharusnya penuh suka cita mendadak berubah menjadi horor mencekam.

Seorang atlet golf putri berprestasi, Jesslyn Wijaya Lay, dilaporkan diculik oleh orang tak dikenal tepat di tengah perayaan ulang tahun sang nenek.

Media sosial tengah dihebohkan dan diselimuti tanda tanya besar menyusul insiden penculikan yang menimpa atlet golf putri, Jesslyn Wijaya Lay.

Peristiwa kriminal yang sangat berani ini terjadi di kawasan padat aktivitas di Jakarta Pusat, menyita perhatian publik luas, dan kini menjadi sorotan utama di berbagai linimasa.

Hingga saat ini, aparat kepolisian dari Polres Metro Jakarta Pusat bergerak cepat untuk mengusut tuntas misteri di balik penculikan ini serta memburu para pelaku yang diduga telah merencanakan aksi tersebut dengan matang.

Baca Juga: Kebakaran CV Damarindo Merembet ke Dua Rumah di Priuk, Penyebab Masih Diselidiki

Kronologi Mencekam: Diseret Paksa Saat Pesta Keluarga

Berdasarkan keterangan resmi dari kuasa hukum korban, Andi Darti, insiden nahas tersebut terjadi pada Senin, 13 Juli 2026, sekitar pukul 19.45 WIB.

Lokasi kejadian berada di sebuah restoran populer, yakni Restoran Saung Kita, yang terletak di kawasan Mangga Besar, Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Kala itu, Jesslyn bersama sanak saudaranya tengah berkumpul untuk merayakan hari ulang tahun sang nenek.

Namun, sebelum rangkaian acara perayaan dimulai, situasi berubah drastis dalam hitungan detik.

Secara tiba-tiba, pandangan korban ditutup paksa oleh sejumlah orang tak dikenal (OTK).

Korban terdengar berteriak meminta pertolongan dan sempat berusaha keluar dari kendaraan, namun kemudian kembali dimasukkan ke dalam mobil, ungkap Andi Darti dalam keterangan tertulisnya pada Senin (20/7/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban yang tak berdaya langsung diseret oleh dua orang pria berpostur tubuh besar menuju ke sebuah kendaraan roda empat berwarna hitam yang telah bersiaga di dekat lokasi.

Baca Juga: Scaloni Buka Suara usai Gagal Pertahankan Gelar! Isyarat Tinggalkan Argentina Muncul?

Keterlibatan 5 Pria Misterius di Lokasi Kejadian

Aksi kriminal ini diduga kuat bukan tindakan spontan, melainkan dirancang secara terstruktur.

Berdasarkan investigasi awal dan keterangan para saksi mata di sekitar tempat kejadian perkara (TKP), terdapat kejanggalan signifikan terkait jumlah orang yang terlibat.

Fakta Lapangan di TKP:

  • Setidaknya ada lima orang laki-laki terpantau berada di lokasi saat peristiwa berlangsung.

  • Pelaku utama berpostur besar membekap dan menutup mata korban secara paksa sebelum perayaan dimulai.

  • Kendaraan roda empat berwarna hitam langsung melesat meninggalkan lokasi sesaat setelah korban berhasil dimasukkan ke dalam mobil.

Kehadiran lima pria di sekitar lokasi memperkuat dugaan adanya pembagian peran dalam sindikat penculikan ini, mulai dari pemantauan situasi hingga eksekusi pelarikan korban.

Baca Juga: Sachrudin Kenang Percakapan Terakhir dengan Rusdi: Beberapa Jam Sebelum Meninggal, Kami Masih Bicara Kota Tangerang

Hilang Kontak dan Resmi Dilaporkan ke Polisi

Sejak detik-detik mencekam di Mangga Besar tersebut, nasib dan keberadaan Jesslyn Wijaya Lay bagaikan ditelan bumi.

Pihak keluarga maupun rekan-rekan terdekat korban sudah tidak dapat menghubungi Jesslyn sama sekali.

Ponsel pintar yang biasa digunakannya kini berada di luar jangkauan dan tidak dapat diakses.

Menyadari keselamatan sang atlet berada dalam ancaman nyata, pihak keluarga akhirnya resmi menempuh jalur hukum.

Kasus ini telah dilaporkan secara resmi ke Polres Metro Jakarta Pusat dan teregister secara hukum dengan nomor:

LP/B/2092/VII/2026/SPKT/POLRES METRO JAKPUS/POLDA METRO JAYA

"Kami berharap Kepolisian Negara Republik Indonesia terus melakukan langkah-langkah penyelidikan secara profesional, objektif, transparan, dan akuntabel," tegas Andi Darti mewakili pihak keluarga.

Baca Juga: Terbongkar Modus Penyalahgunaan Registrasi SIM Biometrik, Pelanggan Bisa Jadi Korban

Polisi Bergerak Cepat: Keberadaan Jesslyn Terus Diburu

Aparat penegak hukum tidak tinggal diam menghadapi kasus yang meresahkan ini.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, dengan tegas mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan resmi tersebut dan langsung menerjunkan tim penyidik.

Betul ada laporannya di Polres Jakpus. Sampai dengan saat ini masih kita lakukan penyelidikan untuk mencari faktanya, tegas AKBP Roby Heri Saputra dalam keterangannya.

Jajaran kepolisian saat ini tengah mengumpulkan berbagai alat bukti, memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar kawasan Mangga Besar, serta menggali keterangan saksi-saksi guna mengendus keberadaan Jesslyn Wijaya Lay dan mengungkap motif di balik penculikan misterius ini.(**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Abdurahman
Reporter
Abdurahman
Abdurahman