Banten

Hipertensi dan Diabetes Paling Banyak Ditemukan Pada Program Cek Kesehatan Gratis di Banten

David Amanda | 10 Agustus 2026, 19:07 WIB
Hipertensi dan Diabetes Paling Banyak Ditemukan Pada Program Cek Kesehatan Gratis di Banten
Hipertensi dan Diabetes Paling Banyak Ditemukan Pada Program Cek Kesehatan Gratis di Banten - Istimewa

AKURAT BANTEN - Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Banten terus menunjukkan progres signifikan. Hingga saat ini, sebanyak 5,4 juta warga Banten diklaim telah mengakses layanan tersebut.

Angka ini setara dengan 41 persen dari total target jangkauan yang ditetapkan sebesar 46 persen dari seluruh populasi Banten.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Banten, Andra Soni, saat meninjau pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis di Gedung Olahraga (GOR) Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang. Kegiatan ini turut dihadiri dan didukung oleh Wali Kota Tangerang, Sachrudin.

"Saat ini capaian Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Banten telah mencapai 5,4 juta warga Banten atau setara dengan 41 persen dari 46 persen target (dari total 13 juta penduduk). Alhamdulillah, untuk wilayah Kota Tangerang sendiri progresnya sudah mencapai 100 persen," ujar Andra Soni kepada wartawan di lokasi acara.

Baca Juga: Ijazah Jokowi Digoreng Terus, Rektor UGM Beri Reaksi Menohok: Buktikan Kalau Berani!

Meski target wilayah Kota Tangerang sudah terpenuhi dengan total 926.000 warga yang telah diperiksa, Andra mengapresiasi komitmen Wali Kota Tangerang yang akan terus melanjutkan program ini hingga Desember mendatang dengan target perluasan hingga 60 persen.

Andra juga membeberkan bahwa dari total 5,4 juta warga yang telah diperiksa di tingkat provinsi, petugas medis dalam pelaksanaan CKG paling banyak menemukan kasus penyakit hipertensi dan diabetes.

Mengingat kedua penyakit tersebut berpotensi memicu komplikasi kronis, Andra menekankan pentingnya penguatan tindakan preventif dan promotif oleh petugas di lapangan.

Baca Juga: Marcus Rashford Balik ke MU, Michael Carrick Beri Sinyal Mengejutkan: Comeback Besar Dimulai?

"Petugas-petugas kita harus terus melakukan promosi kesehatan, edukasi bagaimana menjaga gula darah tetap stabil dan makanan apa saja yang memicu gula darah. Selain tindakan kuratif, tindakan preventif dan promotif ini sangat krusial," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Andra juga mengimbau masyarakat untuk membuang jauh-jauh rasa khawatir atau takut saat melakukan pemeriksaan medis.

Sebab menurutnya, paradigma tersebut harus diubah demi kebaikan masyarakat untuk melakukan pengobatan.

"Dulu saya pribadi juga begitu, ada kekhawatiran kalau ketahuan penyakitnya. Tapi itu harus dibuang jauh-jauh. Dengan tahu penyakitnya sejak awal, kita tahu bagaimana mengobatinya dan mengantisipasinya," imbuhnya.

Baca Juga: Kronologi Lengkap Begal Rp30 Juta di Cibitung Bekasi: Korban Dipepet Usai Mampir Makan Bakso

Di lokasi yang sama, Wali Kota Tangerang Sachrudin menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan kepedulian Gubernur Banten dalam mendekatkan pelayanan kesehatan kepada warga Kota Tangerang.

Ia memastikan seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas di Kota Tangerang siap membuka layanan CKG setiap hari.

"Kami terus meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Layanan gratis yang disediakan pun sangat beragam, mulai dari pengecekan tensi, gula darah, kolesterol, asam urat, hingga pemeriksaan toraks paru-paru. Kami ingin memastikan masyarakat cepat ditangani. Jangan menunggu sakit baru berobat," pungkas Sachrudin. ***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.