Haaland Cs Mendadak Tinggalkan Hotel Jelang Lawan Inggris, Alasannya Ternyata Bikin Geleng-Geleng Kepala!

AKURAT BANTEN - Timnas Norwegia membuat keputusan tak biasa jelang laga perempat final Piala Dunia 2026 melawan Inggris.
Skuad yang dipimpin Erling Haaland itu memilih meninggalkan hotel yang baru mereka tempati selama satu malam dan pindah ke akomodasi lain hanya beberapa hari sebelum pertandingan terbesar dalam sejarah sepak bola Norwegia. Keputusan tersebut sempat memunculkan tanda tanya, tetapi alasannya ternyata cukup masuk akal.
Menurut sejumlah laporan media Eropa, Norwegia awalnya ditempatkan di Hotel The Dalmar di Fort Lauderdale setelah memastikan tiket ke perempat final usai menyingkirkan Brasil.
Namun, para pemain dan staf pelatih merasa kondisi hotel tersebut kurang ideal untuk persiapan menghadapi laga krusial melawan Inggris.
Masalah utamanya bukan soal kualitas hotel, melainkan lingkungan di sekitarnya. Hotel tersebut berada di dekat jalan raya yang ramai dan lokasi proyek konstruksi yang menimbulkan kebisingan hampir sepanjang hari.
Kondisi itu dinilai dapat mengganggu waktu istirahat pemain yang membutuhkan ketenangan untuk menjaga kebugaran fisik dan mental. Keluhan para pemain akhirnya disampaikan kepada federasi sepak bola Norwegia dan diteruskan kepada FIFA.
Setelah melakukan evaluasi, federasi memutuskan untuk memindahkan seluruh rombongan ke hotel baru yang berada di kawasan pantai dekat Miami, lokasi yang lebih dekat dengan Hard Rock Stadium, tempat pertandingan melawan Inggris akan digelar.
Manajer logistik tim Norwegia, Truls Daehli, mengakui proses pemindahan hotel memang tidak ideal karena dilakukan dalam waktu singkat. Namun, ia menegaskan keputusan tersebut diambil demi menjaga suasana tim menjelang pertandingan penting.
Baca Juga: Jersey Tandang Belgia Bawa Hoki di Piala Dunia 2026? Ini Kisah dan Filosofi di Balik Desainnya
"Kami ingin bertindak secepat mungkin. Yang terpenting adalah menciptakan atmosfer yang baik untuk tim," ujarnya.
Kapten Norwegia Martin Odegaard juga membenarkan adanya sejumlah hal yang dirasa kurang sesuai di hotel sebelumnya. Menurut gelandang Arsenal itu, perpindahan hotel dilakukan semata-mata untuk memaksimalkan persiapan tim menghadapi laga besar.
"Ada beberapa hal yang bisa dibuat lebih baik, jadi kami melakukan penyesuaian agar bisa mempersiapkan diri sebaik mungkin," kata Odegaard.
Pelatih Stale Solbakken menambahkan bahwa persoalan bukan hanya kebisingan. Hotel lama juga dinilai kurang memiliki fasilitas yang memadai untuk kebutuhan tim, termasuk ruang pertemuan yang cukup besar untuk sesi taktik dan diskusi seluruh skuad.
Baca Juga: Ronaldo Pulang, Harga Tiket Piala Dunia 2026 Langsung Merosot hingga 60 Persen
Ia menyebut tidak ada satu masalah besar, melainkan banyak masalah kecil yang jika digabungkan bisa mengganggu fokus tim.
Menariknya, FIFA disebut mendukung keputusan tersebut. Badan sepak bola dunia itu bahkan membantu proses perpindahan dan menyetujui perubahan akomodasi yang diajukan federasi Norwegia.
Di tengah persoalan hotel, Norwegia tetap datang ke perempat final dengan kepercayaan diri tinggi. Tim berjuluk The Lions itu sedang menjalani turnamen terbaik dalam sejarah mereka. Keberhasilan menyingkirkan Brasil membuat mereka untuk pertama kalinya mencapai perempat final Piala Dunia.
Performa Erling Haaland menjadi salah satu faktor utama keberhasilan tersebut. Penyerang Manchester City itu sudah mengoleksi tujuh gol dan menjadi salah satu kandidat kuat peraih Golden Boot Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Prediksi Golden Boot Memanas! Lionel Messi Rebut Puncak Top Skor, Mbappe dan Haaland Terus Mengintai
Namun, tantangan yang menanti tidaklah ringan. Inggris datang dengan modal kemenangan dramatis atas Meksiko dan memiliki sederet pemain berkualitas seperti Harry Kane, Jude Bellingham, hingga Bukayo Saka.
Tim asuhan Thomas Tuchel juga disebut telah beradaptasi dengan kondisi cuaca Florida setelah menjalani beberapa pertandingan dan sesi latihan di wilayah tersebut.
Bagi Norwegia, keputusan pindah hotel mungkin terlihat sepele. Namun dalam turnamen sebesar Piala Dunia, detail kecil sering kali memiliki pengaruh besar.
Haaland dan kawan-kawan tampaknya tidak ingin membiarkan kebisingan proyek bangunan atau fasilitas yang kurang memadai mengganggu fokus mereka menjelang pertandingan yang berpotensi menjadi laga terbesar dalam sejarah sepak bola negara tersebut.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 6Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 7Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 95 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026
- 10Rodri Tiba di Barcelona, Sang Ballon d'Or Langsung Ungkap Mimpi Besarnya Bersama Blaugrana







