Spanyol Pernah Hancurkan Argentina 6-1! Rekam Jejak Pertemuan Jelang Final Piala Dunia 2026

AKURAT BANTEN - Final Piala Dunia 2026 akan mempertemukan dua raksasa sepak bola dunia, Spanyol dan Argentina, di New York New Jersey Stadium pada Minggu (19/7/2026). Pertandingan ini bukan sekadar perebutan trofi paling bergengsi di level internasional, tetapi juga menjadi babak baru dalam rivalitas panjang dua negara yang telah beberapa kali menyuguhkan duel penuh drama.
Jika melihat sejarah pertemuan, Argentina memang masih unggul secara keseluruhan. Namun, Spanyol pernah mencatatkan kemenangan yang sangat membekas, yakni ketika membantai Albiceleste dengan skor telak 6-1 dalam laga uji coba internasional pada Maret 2018. Kekalahan tersebut hingga kini masih menjadi salah satu hasil terburuk Argentina dalam era modern.
Kala itu, Spanyol tampil luar biasa di Stadion Wanda Metropolitano. Isco menjadi bintang dengan mencetak hattrick, sementara gol lainnya disumbangkan Diego Costa, Thiago Alcantara, dan Iago Aspas. Argentina yang tampil tanpa Lionel Messi hanya mampu membalas lewat Nicolas Otamendi.
Hasil tersebut sempat menjadi sorotan dunia karena memperlihatkan dominasi penuh La Roja atas salah satu tim terbaik Amerika Selatan. Bagi Argentina, kekalahan itu menjadi bahan evaluasi besar menjelang Piala Dunia 2018.
Namun, jika menengok lebih jauh ke belakang, sejarah menunjukkan bahwa Argentina lebih sering tersenyum ketika menghadapi Spanyol. Dalam sejumlah pertemuan resmi maupun persahabatan, Albiceleste mampu mencatatkan lebih banyak kemenangan dibandingkan lawannya. Hal itu menjadikan final Piala Dunia 2026 semakin menarik karena kedua tim datang dengan modal sejarah yang berbeda.
Pertemuan terakhir sebelum final juga memperlihatkan betapa ketatnya persaingan kedua negara. Awalnya, Spanyol dan Argentina dijadwalkan bertemu pada ajang Finalissima 2026 sebagai duel antara juara Eropa dan juara Copa America.
Namun, pertandingan tersebut batal digelar akibat kendala penyelenggaraan. Akibatnya, final Piala Dunia menjadi panggung pertama yang benar-benar mempertemukan kedua tim dalam laga kompetitif dengan taruhan gelar dunia. Jika berbicara mengenai performa terkini, baik Spanyol maupun Argentina datang dengan kepercayaan diri tinggi.
Baca Juga: Arsene Wenger Buka Suara! Jawaban Tegas soal Aturan Jeda Minum Piala Dunia 2026 yang Banjir Kritik
Tim asuhan Luis de la Fuente tampil impresif sepanjang turnamen. La Roja menunjukkan permainan berbasis penguasaan bola yang dipadukan dengan pressing agresif. Kehadiran pemain muda seperti Lamine Yamal, Pedri, dan Pau Cubarsi membuat Spanyol tampil segar tanpa kehilangan identitas permainan khas mereka.
Di sisi lain, Argentina kembali membuktikan kualitas sebagai juara bertahan. Pelatih Lionel Scaloni berhasil memadukan pengalaman pemain senior seperti Lionel Messi dengan energi pemain-pemain yang lebih muda seperti Julian Alvarez, Enzo Fernandez, dan Alexis Mac Allister.
Menariknya, kedua tim memiliki karakter yang bertolak belakang. Spanyol cenderung mendominasi penguasaan bola dan membangun serangan secara sabar.
Sebaliknya, Argentina lebih fleksibel. Albiceleste mampu menekan tinggi ketika dibutuhkan, tetapi juga nyaman menunggu dan mengandalkan transisi cepat untuk menghukum lawan.
Baca Juga: Pakar Sepak Bola Mulai Angkat Bicara! Ini Prediksi Mereka untuk Final Spanyol vs Argentina
Final kali ini juga menghadirkan pertarungan simbolis antara dua generasi. Di kubu Argentina, Lionel Messi berpeluang menutup karier Piala Dunianya dengan mempertahankan gelar yang diraih pada 2022.
Sementara itu, Spanyol membawa Lamine Yamal sebagai wajah baru sepak bola dunia yang digadang-gadang menjadi penerus para legenda.
Sejumlah duel individu diperkirakan akan menentukan jalannya pertandingan. Lamine Yamal diprediksi berhadapan langsung dengan Cristian Romero, sementara lini tengah akan diramaikan pertarungan antara Rodri dan Enzo Fernandez dalam mengontrol tempo permainan.
Meski sejarah mencatat Argentina lebih unggul dalam rekor pertemuan, kemenangan telak Spanyol 6-1 pada 2018 membuktikan bahwa La Roja mampu memberikan pukulan besar kepada Albiceleste ketika berada dalam performa terbaiknya. Sebaliknya, Argentina datang dengan status juara bertahan dan pengalaman bermain di laga-laga besar yang sulit diukur hanya lewat statistik.
Baca Juga: 22 Laga, 22 Gol! Kylian Mbappe Resmi Jadi Top Skor Sepanjang Sejarah Piala Dunia
Karena itu, rekam jejak pertemuan kedua tim hanya menjadi bagian dari cerita. Ketika peluit kick-off dibunyikan di New York New Jersey Stadium, sejarah tidak lagi menentukan hasil.
Baik Spanyol maupun Argentina memiliki peluang yang sama untuk menulis babak baru dalam rivalitas mereka, sekaligus mengukir nama sebagai juara dunia Piala Dunia 2026.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 5Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 6Juventus Tak Terima Kalah dari Cristiano Ronaldo! Kasus Gaji Rp190 Miliar Kini Dibawa ke Pengadilan Tertinggi Italia
- 7Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 8Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!









