Bukan Juara yang Diburu! Persib Jadikan Piala Presiden 2026 Ajang Uji Skuad dan Adaptasi Pemain Baru

AKURAT BANTEN - Persib Bandung memilih pendekatan berbeda dalam menyambut Piala Presiden 2026. Berstatus sebagai salah satu klub unggulan sekaligus juara bertahan Super League, Maung Bandung justru tidak menjadikan turnamen pramusim tersebut sebagai ajang mengejar trofi.
Pelatih Persib, Igor Tolic, menegaskan bahwa fokus utama timnya adalah memanfaatkan Piala Presiden sebagai bagian dari persiapan menuju musim kompetisi 2026-2027.
Menurutnya, turnamen ini menjadi kesempatan ideal untuk membangun kekompakan skuad sekaligus membantu para pemain baru beradaptasi dengan gaya bermain tim dan atmosfer pertandingan kompetitif.
Persib dijadwalkan mengawali kiprahnya di Piala Presiden Elite 2026 dengan menghadapi Arema FC. Meski pertandingan pembuka diprediksi berlangsung sengit, Tolic menilai hasil bukan menjadi prioritas utama.
Baca Juga: Bukan Cuma Messi! Marca Ungkap 5 Kandidat Terkuat Ballon d'Or 2026 usai Piala Dunia
"Kami ingin memanfaatkan setiap pertandingan sebagai bagian dari proses. Yang terpenting adalah pemain mendapatkan menit bermain dan mulai memahami cara bermain yang kami inginkan," ujar Tolic.
Pelatih asal Kroasia itu menjelaskan bahwa masa pramusim belum cukup panjang bagi seluruh pemain untuk mencapai kondisi terbaik. Karena itu, staf pelatih lebih memprioritaskan peningkatan kebugaran fisik, adaptasi taktik, dan evaluasi performa individu dibanding mengejar kemenangan di setiap laga.
Salah satu fokus utama Persib adalah mempercepat proses adaptasi para pemain anyar. Pada bursa transfer menjelang musim baru, Maung Bandung melakukan sejumlah perubahan komposisi skuad sehingga dibutuhkan waktu agar seluruh pemain memahami pola permainan yang diterapkan tim pelatih.
Selain itu, Piala Presiden juga akan dimanfaatkan sebagai ajang menguji berbagai skema permainan. Tolic membuka peluang melakukan rotasi besar selama turnamen berlangsung agar seluruh pemain mendapat kesempatan tampil dan menunjukkan kualitasnya.
"Kami tidak datang dengan tekanan harus menjadi juara. Turnamen ini adalah bagian dari persiapan menuju kompetisi resmi," tegasnya.
Pendekatan tersebut bukan tanpa alasan. Dalam beberapa musim terakhir, banyak klub memilih menggunakan turnamen pramusim untuk meminimalkan risiko cedera sekaligus meningkatkan kesiapan fisik pemain sebelum memasuki jadwal kompetisi yang padat.
Persib sendiri diperkirakan akan menghadapi musim yang menantang. Selain mempertahankan prestasi di kompetisi domestik, mereka juga berpotensi menjalani agenda yang lebih padat jika tampil di level Asia. Oleh karena itu, kondisi kebugaran pemain menjadi perhatian utama tim pelatih.
Di sisi lain, atmosfer Piala Presiden tetap dinilai penting bagi perkembangan skuad. Turnamen ini menghadirkan tekanan pertandingan sesungguhnya, lengkap dengan kehadiran ribuan suporter dan intensitas permainan yang sulit didapat dalam laga uji coba biasa. Faktor tersebut diyakini membantu para pemain baru lebih cepat beradaptasi dengan tuntutan bermain untuk klub sebesar Persib.
Persib juga diperkirakan akan memberi kesempatan kepada sejumlah pemain muda untuk menunjukkan kemampuan mereka. Langkah tersebut sejalan dengan keinginan Tolic memperluas pilihan pemain sebelum kompetisi resmi dimulai.
Rotasi yang dilakukan diharapkan dapat memberikan gambaran lebih jelas mengenai kedalaman skuad yang dimiliki Maung Bandung.
Laga melawan Arema FC pun menjadi ujian pertama bagi proyek yang tengah dibangun pelatih anyar Persib. Selain mengukur kesiapan fisik pemain, pertandingan tersebut juga akan menjadi tolok ukur sejauh mana para pemain mampu menerapkan instruksi taktik di bawah tekanan pertandingan kompetitif.
Meski tidak memasang target juara, Persib tetap membawa ambisi untuk menunjukkan perkembangan permainan dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya. Evaluasi menyeluruh akan dilakukan sepanjang turnamen sebagai bekal menghadapi musim baru.
Baca Juga: Henry dan Ibrahimovic Kompak Puji Spanyol! "Sepak Bola Jadi Pemenang" di Final Piala Dunia 2026
Dengan filosofi tersebut, Piala Presiden 2026 bagi Persib bukan sekadar turnamen pramusim. Ajang ini menjadi laboratorium bagi Igor Tolic untuk membentuk identitas permainan, memperkuat chemistry antarpemain, sekaligus memastikan skuad Maung Bandung benar-benar siap ketika kompetisi resmi bergulir.
Jika proses adaptasi berjalan sesuai rencana, Persib berpeluang memasuki musim 2026-2027 dengan fondasi tim yang lebih solid dan siap kembali bersaing di papan atas sepak bola Indonesia.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026







