Terpapar Asap Kebakaran TPA Rawa Kucing Tangerang, Warga Neglasari Alami Sesak Napas dan Perih Mata

AKURAT BANTEN - Sebanyak 34 warga di sekitar TPA Rawa Kucing, Kota Tangerang, akhirnya dievakuasi ke tempat yang lebih aman.
Seperti diberitakan, TPA Rawa Kucing Tangerang mengalami kebakaran hebat sejak Jumat. Hingga kini, api masih belum padam.
Asap tebal yang dikeluarkan akibat kebakaran membuat dampak kesehatan bagi masyarakat di sekitar lokasi kebakaran.
Baca juga: Serangan Bom Tentara Israel Hancurkan Masjid Al Omari yang Berusia 1.400 Tahun
Sebanyak 34 warga di sekitar TPA, wilayah Kecamatan Neglasari, pun akhirnya dievakuasi.
Camat Neglasari, Andhika Nugraha mengatakan, seluruh petugas tramtib, dibantu Satpol PP, kepolisian, dan Dinas Kesehatan dikerahkan untuk mengevakuasi warga.
"Asap mulai menebal pukul 11 siang. Para petugas akan menyisir wilayah yang terdampak asap," katanya, Sabtu (21/10/2023).
Dikatakan, jumlah warga yang tekah dievakuasi ada sebanyak 34 warga dari RT03/06, Kelurahan Neglasari.
"Dari 34 warga itu, 19 orang dewasa, dan 15 anak-anak," jelasnya.
Warga itu dievakuasi karena asap kebakaran TPA mengarah ke pemukiman mereka dan mengganggu pernapasan.
Baca juga: Peras Pekerja Migran, 3 Oknum Pegawai BP2MI di Bandara Soetta Ditetapkan Tersangka
"Untuk warga yang dievakuasi sudah ditangani dan didampingi oleh Dinas Kesehatan dan Puskesmas Neglasari," sambungnya.
Sementara itu, M. Pardiansyah, salah seorang warga mengatakan, serangan asap mulai masuk ke arah pemukiman pada pukul 11 siang.
Tak lama kemudian, petugas dari Kecamatan Neglasari mulai datang menjemput para warga untuk dievakuasi.
"Siang ini asapnya lebih tebal dari semalam, karena terbawa angin. Pagi tadi, asap mulai masuk ke rumah-rumah," jelasnya,
Dia mengaku, saat menghirup asap kebakaran sampah itu merasa sesak dan matanya terasa perih.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026



