Banten

Daging Kurban Alot Bisa Langsung Empuk Tanpa Presto, Ternyata Cuma Butuh Bahan Dapur Ini

Aullia Rachma Puteri | 28 Mei 2026, 06:37 WIB
Daging Kurban Alot Bisa Langsung Empuk Tanpa Presto, Ternyata Cuma Butuh Bahan Dapur Ini
cara membuat daging kurban empuk

AKURAT BANTEN - Banyak orang menganggap panci presto sebagai solusi utama untuk membuat daging cepat empuk.

Padahal, ada cara yang jauh lebih sederhana dan praktis yang bisa dilakukan hanya dengan memanfaatkan bahan-bahan yang tersedia di dapur rumah.

Trik ini mulai banyak dibagikan karena dinilai efektif mengatasi tekstur daging yang keras tanpa perlu alat khusus.

Selain lebih hemat, metode alami ini juga dianggap mampu menjaga rasa asli daging tetap lezat saat dimasak.

Baca Juga: Jurnalis BMC Tangerang Bagikan Daging Kurban: Sopir Angkot, Ojol dan Pedagang Kecil Tersenyum

Salah satu bahan yang sering digunakan untuk membantu mengempukkan daging adalah baking soda.

Bahan dapur ini dipercaya mampu membuat serat daging menjadi lebih lunak dalam waktu singkat.

Caranya cukup mudah, daging hanya perlu dilumuri baking soda lalu didiamkan beberapa menit sebelum dicuci dan dimasak.

Selain baking soda, banyak orang juga memanfaatkan daun pepaya.

Baca Juga: Terungkap! Mayoritas Daging Dam Jemaah Haji Indonesia 2026 Bakal Dikirim ke Palestina

Kandungan enzim alami pada daun pepaya dikenal dapat membantu melunakkan serat daging yang keras.

Biasanya, daging dibungkus menggunakan daun pepaya selama sekitar 15 hingga 30 menit sebelum diolah.

Tidak hanya itu, nanas juga kerap dijadikan bahan alami untuk membuat daging lebih empuk.

Buah ini mengandung enzim bromelain yang bekerja memecah protein pada daging sehingga teksturnya menjadi lebih lembut.

Baca Juga: Terbongkar Jelang Lebaran 9 Ton Daging Beku Impor Kedaluwarsa Diduga Siap Masuk Pasar Tradisional

Namun, penggunaan nanas perlu diperhatikan agar daging tidak terlalu hancur saat dimasak.

Jahe juga menjadi salah satu bahan dapur yang dipercaya efektif mengurangi tekstur alot pada daging.

Selain memberi aroma khas, jahe membantu melembutkan serat daging secara alami.

Banyak orang memanfaatkan parutan jahe sebagai bumbu marinasi sebelum proses memasak dimulai.

Baca Juga: Pergub Baru Resmi Disahkan: Jakarta Larangan Jual Beli Daging Anjing dan Kucing, Berlaku Mulai Hari Ini

Selain penggunaan bahan tertentu, teknik memasak ternyata ikut memengaruhi tingkat keempukan daging.

Memotong daging melawan arah serat disebut dapat membantu menghasilkan tekstur yang lebih lembut ketika disantap.

Kesalahan yang sering dilakukan banyak orang adalah memasak daging terlalu lama dengan api besar.

Cara tersebut justru dapat membuat daging kehilangan cairan alami sehingga teksturnya menjadi keras dan kering.

Baca Juga: Larangan Perdagangan Daging Anjing dan Kucing Mulai Ditegakkan, Jakarta Ambil Sikap Tegas

Karena itu, penggunaan api kecil dan proses memasak perlahan lebih disarankan agar daging tetap juicy.

Pemilihan jenis daging juga tidak kalah penting.

Bagian daging tertentu memiliki serat yang lebih halus sehingga lebih mudah empuk saat dimasak.

Potongan seperti has dalam biasanya lebih cepat lunak dibanding bagian yang banyak mengandung otot.

Baca Juga: Pergub Baru Resmi Disahkan: Jakarta Larangan Jual Beli Daging Anjing dan Kucing, Berlaku Mulai Hari Ini

Belakangan ini, berbagai trik mengempukkan daging tanpa presto juga ramai dibagikan di media sosial.

Banyak warganet mengaku berhasil membuat masakan lebih empuk hanya dengan memanfaatkan bahan sederhana yang ada di rumah.

Cara-cara praktis tersebut kini menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin memasak daging dengan hasil lembut tanpa harus membeli alat mahal.

Selain mudah dilakukan, metode alami ini juga membantu menjaga cita rasa masakan tetap nikmat.

Baca Juga: Rahasia Daging Kurban Cepat Empuk: Tips Memasak Lezat Tanpa Ribet!

Dengan mengetahui teknik dan bahan yang tepat, mengolah daging alot bukan lagi masalah besar.

Hasil masakan pun bisa lebih empuk, gurih, dan menggugah selera meski dimasak tanpa panci presto.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.