Gelapkan Puluhan Uang Konsumen, Pegawai Dealer Honda BBM Cipanas Serahkan Diri

AKURAT BANTEN - Seorang oknum pegawai dealer Honda Banten Bakti Motor (BBM), berinisial ES (36) menyerahkan diri ke kepolisian.
ES diduga melakukan penipuan terhadap puluhan konsumen dealer BBM, di Kecamatan Cipanas.
Kanit Reskrim Polsek Cipanas, Ipda Supardi mengatakan, ES sudah diamankan di polsek dan masih dalam pemeriksaan petugas.
Baca juga: Baru Hits Sekarang, Ternyata Inovasi Sepeda Listrik Sudah Ada Sejak Satu Abad Silam
"Hari ini pelaku menyerahkan diri, dan sekarang kita amakan di Polsek,” katanya, kepada Akurat Banten, Senin (25/9/2023).
Tindakan pelaku ini, sambung Supardi, merupakan perbuatan melawan hukum dan melanggar Pasal 378, 374 dan 372 KHUP.
"Ancaman hukumannya 5-7 tahun penjara," sambungnya.
Supardi juga menerangkan, penyerahan diri pelaku dimungkinkan karena pelaku sudah merasa terjepit dan tempat pelariannya diketahui petugas.
"Pelaku ini sebelum menyerahkan diri, terlebih dahulu dia kabur ke Serang, Bogor dan Jakarta," ungkapnya.
Sebelumnya, Sabtu (23/9), puluhan konsumen dealer honda BBM Cipanas mendatangi dealer BBM. Mereka merasa tertipu dan meminta penjelasan dan tanggungjawab pihak dealer honda BBM.
Baca juga: Pesugihan Unik di Gunung Kawi, Bagi yang Tak Kuat Iman Percaya Bisa Bikin Kaya Raya 7 Keturunan
Yayah, salah seorang konsumen mengatakan, mereka sudah menyetorkan uang, baik untuk pembelian secara kredit maupun cash.
Namun hingga beberapa bulan lamanya, unit motor yang dijanjikan tak kunjung diterima.
"Saya sudah empat bulan belum juga mendapatkan unit motor yang saya beli secara cash Rp14 juta untuk unit Honda Beat, dan selalu dijanjikan," ungkapnya.
Warga Hamberang, Cipanas ini pun meminta kepada pihak dealer untuk bertanggungjawab menyerahkan unit motor yang dibelinya secara cash itu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”





