Klik Link di Sini untuk Tahu Pengumuman OMI Lengkap dengan Nama Anak yang Lolos di Banten

AKURAT BANTEN — Kabar penting bagi para peserta Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 bidang riset: pengumuman hasil penilaian proposal riset yang sebelumnya dijadwalkan 12 September resmi diundur menjadi 17 September 2025.
Keputusan ini diambil oleh Kementerian Agama RI melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam untuk memastikan seluruh tahapan berjalan lebih optimal.
Dalam surat edaran resmi nomor B-184/-/Dt.I.I/HM.01/09/2025 tertanggal 12 September 2025, Kemag menyebut bahwa perubahan jadwal mengikuti ketentuan dalam Petunjuk Teknis OMI Tahun 2025 sesuai Keputusan Dirjen Pendidikan Islam Nomor 7151 Tahun 2025.
Dokumen-dokumen sebelumnya seperti surat nomor B-169 dan B-173 juga dijadikan rujukan dalam menetapkan penundaan jadwal.
Penundaan ini tidak hanya memengaruhi tanggal pengumuman, tapi juga berdampak pada rencana presentasi proposal riset.
Presentasi yang semula diperkirakan mulai 17 September juga ikut digeser ke 19-21 September 2025.
Peserta OMI diminta menyesuaikan kembali jadwal persiapan mereka.
Bagi peserta, ini saatnya melakukan persiapan ulang:
Baca Juga: Viral! Guru Madrasah Diniyah Dituntut Rp25 Juta Usai Tampar Murid, Berikut Kronologinya
Periksa kembali waktu dan format presentasi sesuai dengan jadwal baru 19-21 September.
Pastikan proposal riset dan bahan presentasi terpenuhi semua persyaratan teknis yang tercantum dalam Petunjuk Teknis OMI 2025.
Siapkan kemungkinan revisi proposal bila ada masukan dari juri atau panitia setelah pengumuman hasil nanti.
Tetap pantau komunikasi dari panitia pusat dan madrasah masing-masing untuk informasi tambahan seperti link presentasi digital, jika diperlukan.
Untuk adik-adik peserta OMI riset dari Banten, catatan berikut penting:
Pastikan pihak madrasah dan guru pembimbing di wilayah Banten sudah memperoleh salinan surat edaran resmi dan jadwal yang diperbarui agar tak terjadi miskomunikasi.
Bagi yang menggunakan fasilitas presentasi daring, pastikan koneksi internet stabil, perangkat (laptop/tablet) berfungsi baik, dan backup data sudah dibuat.
Banten memiliki wilayah yang geografisnya beragam ada kemungkinan sinyal atau akses internet belum optimal di beberapa tempat.
Jika proposal riset mengangkat tema-tema lokal di Banten (misalnya budaya, lingkungan, sosial ekonomi), ini saat baik untuk memperkaya data dengan temuan terbaru agar lebih relevan saat presentasi.
Karena penundaan, alokasi waktu untuk persiapan menjadi lebih panjang; manfaatkan dengan mengulang latihan presentasi, melengkapi dokumen pendukung, dan memverifikasi referensi penelitian.
Baca Juga: Laci Uang Madrasah Pembangunan Dibobol Maling, Rp130 Juta Raib di Ciputat Timur Tangsel
Penundaan pengumuman proposal riset OMI 2025 memang membuat peserta harus lebih bersabar dan menata ulang persiapan.
Namun, keputusan ini diharapkan agar pelaksanaan presentasi dan penilaian berjalan dengan lebih teliti dan adil.
Untuk peserta-peserta dari Banten, ini peluang untuk memperkuat kesiapan dan menunjukkan riset yang matang.
Semoga setiap peserta dari Banten dan daerah lain sukses dalam tahap presentasi nanti.
Pantau terus situs resmi Kementerian Agama dan media lokal untuk update terbaru agar tidak ketinggalan informasinya.
Baca Juga: Aksi Brutal Anak kiai Tembak Guru Madrasah, Gegara Menyenggol Toyota Camry Miliknya
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 10Bikin Guru Terharu, Celine dari Pontianak Dipercaya Bawa Baki Merah Putih di Istana







