Yaman, Tanah Ratu Kerajaan Sheba yang Disebut dalam Injil, Taurat dan Alquran

AKURAT BANTEN - Yaman sebagai tanah Ratu Kerajaan Sheba, telah disebut dalam sejumlah kitab suci Taurat, Injil dan Alquran.
Dilansir dari laman X Archaeo - Histories @archeohistories, sejarah Yaman telah ada sejak lebih dari 3.000 tahun lalu.
Dikatakan, bahwa tanah Yaman, tempat Ratu Kerajaan Sheba telah disebutkan dalam Taurat, Injil dan Alquran.
Baca juga: Pedagang Pasar Pandeglang Sebut Larangan TikTok Shop Cuma Gertak Sambel Pemerintah
"Budaya uniknya masih terlihat hingga saat ini dalam arsitektur kota dan desanya," katanya, dikutip Akurat Banten, Senin (9/10/2023).
Dijelaskan, bahwa tahun 1000 SM, wilayah Semenanjung Arab Selatan ini dikuasai oleh tiga peradaban Minean, Sabaean dan Himyarite.
Ketiga kerajaan ini bergantung dari kekayaan perdagangan rempah-rempah, aromatik seperti mur dan kemenyan yang bernilai tinggi.
"Kemenyan sangat dihargai di dunia peradaban kuno dan digunakan sebagai bagian dari berbagai ritual di banyak kebudayaan, termasuk Mesir, Yunani, dan Romawi," sambungnya.
Baca juga: Hilangnya Ingatan Kolektif tentang Romusha di Banten Selatan
Sejak zaman kuno, Yaman dipengaruhi oleh lokasinya yang strategis di pintu masuk selatan Laut Merah, persimpangan jalur perdagangan dan komunikasi kuno dan modern.
Di dunia kuno, negara-negara yang menduduki wilayah yang sekarang dikenal sebagai Yaman, mengendalikan pasokan komoditas penting seperti kemenyan dan mur, serta mendominasi perdagangan banyak barang berharga lainnya, seperti rempah-rempah dan aromatik di Asia.
Karena kesuburan dan kemakmuran komersialnya, Yaman adalah lokasi sejumlah kerajaan kuno.
Baca juga: Ke Mall SMS Tangerang Kini Bisa Membawa Anjing Peliharaan, Ada Paws Dog Dream Park
"Karena alasan yang sama, wilayah ini dikenal oleh orang Romawi kuno sebagai Arabia Felix (Arab yang Beruntung) untuk membedakannya dari wilayah terlarang yang luas di Arabia Deserta (Arab Gurun)," ungkapnya.
Belakangan, Yaman adalah tempat di mana kopi (qahwah) pertama kali dibudidayakan secara komersial dan sebelum tanaman kopi diperkenalkan ke belahan dunia lain.
"Yaman sudah lama menjadi satu-satunya sumber biji kopi yang berharga tersebut," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 7Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”





