3 SUKU di Indonesia, Pemilik SIHIR Atau SANTET Terkuat di Dunia

AKURAT BANTEN - Data yang dikeluarkan oleh sensus BPS pada 2010 mencatat Indonesia memiliki 1.340 suku. Suku-suku tersebut berasal Sabang sampai Merauke.
Beda suku, tentu berbeda pula budaya yang tercipta, termasuk soal budaya tentang kepercayaan mistis yang sudah ditinggalkan para leluhur dari berbagai suku.
Meskipun sudah ada beberapa suku yang meninggalkan budaya mistis karena perkembangan zaman, namun ada beberapa suku Indonesia yang masih mempertahankan budaya tersebut.
Dilansir dari berbagai sumber (4/12), kamu boleh percaya atau tidak. 5 Suku asli Indonesia ini masih mempertahankan budaya mistis bahkan memiliki kekuatan sihir.
1. Suku Batak
Suku Batak mempercayai adanya makhluk halus bertubuh panjang yang bisa membuat seseorang meninggal setelah bertemu dengannya. Kekuatan sihir yang dimiliki suku Batak juga dipercayai oleh banyak orang.
Hal ini juga dibuktikan dengan terpilihnya Prof. Sorimangaraja Sitanggang menjadi ketua paranormal dunia tahun 2006 di Jerman.
Baca Juga: Selain Tradisi Potong Jari, SUKU DANI Percaya PUPALE Pertanda Ada Cewek Yang Mulai Klepek-Klepek!
PANGULUBALANG
yaitu washilah yang dijadikan hulubalang Sang Datu (Dukun) untuk menghancurkan musuh dan mahluk gaib lainnya.
Seorangg anak kecil diculik, lalu diasuh oleh si Datu. Segala maunya dituruti asal bisa patuh.
Pada saat yang ditentukan, kemudian sianak dikorbankan, dengan cara dimasukkan kedalam mulutnya berupa cairan timah yang mendidih.
Kemudian mayatnya dipotong-potong dan dicampur dengan beberapa ramuan dan dibiarkan membusuk.
Air fermentasi yang keluar dari mayat anak tadi disimpan didalam cawan, lalu sisanya dibakar untuk mendapatkan abunya.
Untuk memanggil Sianak yang sudah dikorbankan tadi, disiapkanlah patung. Patung inilah yg disebut Pangulubalang.
Patung ini berfungsi untuk penolak bala, sedang datu bisa memanfaatkannya untuk disuruh menyerang musuh, berupa santet
2. Suku Osing, Banyuwangi
Udah lama Banyuwangi punya reputasi sebagai "markas"nya dukun santet super sakti. Saking kentalnya kabar santet di sana, pernah terjadi Tragedi Santet Banyuwangi di tahun 1998 yang menewaskan ratusan orang. Orang-orang itu dibunuh dengan sadis.
Mereka bahkan ngebagi santet jadi empat jenis, seperti:
- Santet hitam buat bales dendam sampai si musuh meninggal
- Santet merah buat balas dendam tapi nggak sampai bikin orang tewas
- Santet kuning buat bikin orang lain jadi suka
- Santet putih buat ngelancarin usaha.
Baca Juga: KOPI LESEHAN 007: MITOS atau FAKTA, Benarkah Suku BADUY Berasal dari Keturunan PRABU SILIWANGI?
3. Suku Baduy
Ada beberapa daerah di Tanah Sunda yang dikenal mempunyai ilmu santet atau sihir, kanuragan, dan sihir yang sangat berbahaya.
Sejak dulu, Tanah Pasundan memang dikenal menjadi wilayah yang mempunyai ilmu sihir dan santet yang paling berbahaya.
Suku Sunda ini adalah salah satu kelompok etnis yang berasal dari bagian barat Pulau Jawa dengan sebutan Tatar Pasundan.
Masyarakat Sunda dikenal mempunyai sikap yang sangat ramah, riang, dan sopan. Akan tetapi, di balik keramahannya dapat menjadi lebih tegas dan berontak bila sudah merasa terganggu.
Di Tanah Sunda sendiri ada beberapa daerah yang sudah ditetapkan sebagai susunan yang mempunyai ilmu kesaktian sangat kuat dan berbahaya, baik ilmu kanuragan, sihir, atau santet.
Baca Juga: Suku Peminum Darah, Tradisi Unik SUKU MAASAI di Afrika Timur yang Belum Punah
Banten juga dikenal mempunyai beberapa tempat keramat yang menjadi energi untuk mengolah ilmu kanuragan, salah satu yang sudah dikenal masyarakat adalah Gunung Garang dan kawasan Baduy.
Banten juga sangat terkenal dengan ilmu hitam, sihir, dan santetnya yang sangat kuat.
Ilmu sihir dan santet menjadi ciri khas Banten menurut sejumlah sumber dari orang Baduy.
Suku Baduy sendiri memang dikenal sebagai salah satu suku pedalaman di Indonesia yang masih mempertahankan tradisi nenek moyang mereka. Maka dari itu, mereka sangat kental dengan hal-hal yang berbau mistis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026







