Larangan dan Mitos di Bulan Suro: Antara Kepercayaan Lama dan Realita Islam

Akurat Banten - Memasuki bulan Suro atau Muharram dalam kalender Hijriah, masyarakat di berbagai daerah di Indonesia kembali dihadapkan pada larangan dan mitos yang berkembang turun-temurun.
Beberapa kepercayaan menyebutkan bahwa bulan Suro dianggap sebagai bulan sial, sehingga kegiatan seperti menikah, pindah rumah, hingga bepergian jauh sebaiknya dihindari.
Di sejumlah wilayah Jawa, masyarakat juga masih mempercayai bahwa malam 1 Suro merupakan waktu keramat yang penuh aura mistis, sehingga banyak dilakukan ritual tolak bala atau tirakat.
Namun, pandangan tersebut tidak sepenuhnya sesuai dengan ajaran Islam.
Dalam ajaran Islam, bulan Muharram justru termasuk dalam bulan-bulan yang dimuliakan, bahkan puasa di tanggal 10 Muharram atau yang dikenal dengan Hari Asyura sangat dianjurkan.
Baca Juga: Mengenal Tradisi Unik Suroan di Berbagai Daerah
Ustaz Abdul Somad dalam ceramahnya menegaskan bahwa tidak ada larangan dalam Islam untuk menikah atau melakukan kegiatan lainnya pada bulan Muharram.
Menurutnya, kepercayaan terhadap bulan Suro sebagai bulan sial merupakan warisan budaya pra-Islam yang masih bercampur dalam praktik masyarakat saat ini.
Pakar budaya Jawa, Dr. Purwadi, menjelaskan bahwa mitos-mitos tersebut berkembang dari perpaduan antara tradisi kejawen dan sejarah masa lalu yang dibungkus dengan nuansa spiritual.
Meski begitu, ia menilai selama tradisi dilakukan tanpa mengandung kemusyrikan, masih dapat dimaknai sebagai bagian dari warisan budaya.
Baca Juga: Awali Tahun Hijriah dengan Semangat Hijrah dan Perubahan Diri di Bulan Muharram
Pemerintah daerah pun terus mendorong edukasi keagamaan agar masyarakat bisa memilah antara tradisi budaya dan ajaran agama.
Dengan demikian, pemahaman terhadap bulan Suro tidak lagi dipenuhi ketakutan atau larangan tanpa dasar, tetapi menjadi momen refleksi dan memperkuat spiritualitas sesuai tuntunan agama.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Tiyo Ardianto: Dari Awal Saya Bilang MBG Itu 'Maling Berkedok Gizi'
- 2GEMPAR! Mantan Ketua BEM UGM Bongkar Rahasia 'Lembaga Berbintang' yang Coba Menyuapnya
- 3Sempat Dibela Dadan Hindayana, 41 Dapur MBG Anak Pejabat DPRD Sulsel Tuai Sorotan, Aktivis Desak Audit Menyeluruh
- 4Demo Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, BEM UI Bawa 5 Tuntutan Keras untuk Pemerintah
- 5Mahfud MD Heran Nanik S Deyang Tak Tersentuh Pemeriksaan Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Alasannya
- 6Iran Protes Keras ke FIFA Jelang Piala Dunia 2026, Hanya Boleh Masuk Amerika Serikat Saat Hari Pertandingan
- 7Prediksi Portugal vs Chile: Ronaldo dan Generasi Emas Portugal Siap Kirim Peringatan ke Rival Piala Dunia
- 8Cedera Hancurkan Mimpi Wesley di Piala Dunia 2026, Ederson Resmi Dipanggil Brasil
- 9Perang Berbalik Arah? Ukraina Mulai Rebut Wilayah Rusia Berkat Serangan Drone Mematikan
- 10Jerman Peringatkan Rusia Bisa Ancam NATO pada 2029, Eropa Mulai Siaga Perang








