Karawang, Bukan Hanya Kota Industri! Menyingkap Kisah Tersembunyi di Balik Candi Serut

AKURAT BANTEN-Saat mendengar nama Kabupaten Karawang, pikiran kita mungkin langsung tertuju pada deretan pabrik dan kawasan industri yang masif.
Namun, siapa sangka, di balik geliat ekonomi modernnya, Karawang menyimpan jejak peradaban purba yang berusia lebih dari 1.500 tahun.
Salah satunya adalah Candi Serut, sebuah situs bersejarah yang sering terlupakan, padahal lokasinya tak jauh dari candi-candi besar seperti Candi Jiwa dan Candi Blandongan.
Candi Serut adalah saksi bisu kejayaan Kerajaan Tarumanegara, salah satu kerajaan Hindu-Buddha tertua di Nusantara.
Diperkirakan dibangun pada pertengahan abad ke-5 Masehi, situs ini menjadi bukti bahwa Karawang memiliki peran penting dalam sejarah peradaban awal di Jawa Barat.
Baca Juga: Cara Memaafkan Diri dan Berbakti pada Orang Tua yang Telah Tiada Menurut Islam
Mengapa Candi Serut Begitu Istimewa?
Bagian dari Kompleks Percandian Terbesar di Jawa Barat: Meskipun letaknya terpisah, Candi Serut merupakan bagian dari kompleks percandian Batujaya, yang dikenal sebagai kompleks candi Hindu-Buddha terluas di Jawa Barat.
Menurut Nasir Supriadi, Juru Pelihara Situs Serut, candi ini adalah "bagian barat dari Candi Jiwa dan Blandongan," yang menegaskan keterkaitan erat antara situs-situs tersebut.
Misteri Nama dan Mitos Penyembuhan:
Nama Candi Serut diambil dari pohon serut yang banyak tumbuh di sekitarnya, sebuah penamaan yang unik dari masyarakat lokal.
Lebih dari sekadar nama, situs ini juga menyimpan mitos yang dipercaya turun-temurun.
Air dari area candi diyakini memiliki khasiat penyembuhan dan sering digunakan oleh masyarakat setempat untuk pengobatan.
Mitos ini tak lepas dari sejarahnya sebagai tempat peribadatan nenek moyang yang beragama Hindu-Buddha.
Harta Karun Arkeologis yang Masih Terus Terungkap: Candi Serut terbuat dari bata merah dengan lima titik utama (1A hingga 1E) yang membentang di area seluas setengah hektar.
Hingga kini, para arkeolog dari Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah IX Jawa Barat masih terus melakukan ekskavasi.
Proses ini telah berlangsung sejak tahun 2000 dan terus berlanjut, menunjukkan betapa besarnya potensi penemuan baru yang belum terungkap sepenuhnya.
Baca Juga: Bukan Hanya Bikin Gemuk, Ini Bahaya Rebahan Setelah Makan yang Lebih Mengerikan
Tantangan dan Harapan untuk Candi Serut
Meskipun nilai sejarahnya tak ternilai, Candi Serut masih berjuang untuk dikenal luas.
Salah satu kendala utamanya adalah akses jalan yang masih buruk dan terpisah jauh dari candi-candi utama di Batujaya.
Juru Pelihara, Nasir Supriadi, berharap ada perbaikan akses dan pembuatan jalan pintas yang menghubungkan langsung Candi Serut dengan Candi Jiwa dan Blandongan.
Ini bukan sekadar masalah infrastruktur, melainkan kunci untuk membuka pintu bagi lebih banyak wisatawan dan peneliti agar bisa lebih mudah mengunjungi dan mengapresiasi situs ini.
Candi Serut adalah permata tersembunyi Karawang yang menunggu untuk dijelajahi.
Lebih dari sekadar tumpukan batu bata kuno, situs ini adalah jendela menuju masa lalu yang membentuk identitas bangsa.
Sudah saatnya kita menengok sejarah lebih dekat, keluar dari pandangan klise tentang Karawang sebagai kota industri, dan mulai mengapresiasi kekayaan budayanya yang luar biasa (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 7Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”






