Resahkan Warga! Gagal Nyaleg Pemilu 2024, Caleg PKS Cilegon Stop Aliran Air Bersih

AKURAT BANTEN - Warga RT 003/006 Desa Cisuru, Kelurahan Suralaya, Kecamatan Pulo Merak, Kota Cilegon Banten terpaksa harus mencari resapan air bersih lain lantaran alirain air sumur bor ditutup.
Penghentian aliran air ini disebabkan karena seorang mantan Calon Anggora Legislatif (caleg) gagal duduk di kursi DPRD Kota Cilegon.
Diketahui sumur bor bukit teletabis adalah milik Sumedi Mantan caleg dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang selama ini menyuplai air bersih ke rumah-rumah warga.
Akibatnya warga harus berjalan 1 kilometer untuk mendapatkan resapan sumber air bersih lainnya.
Baca Juga: Heboh! 82 Orang Korban Penipuan Rekrutmen ASN dan P3K oleh Oknum Pejabat Satpol PP Provinsi Banten
Warga Cisuru mengatakan bahwa penutupan sumur mata air tersebut dilakukan empat hari setelah pemungutan suara pada Pemilu 2024. Sementara, penyaluran air bersih sudah berlangsung selama empat tahun.
Menurut salah satu warga di Cisuru yaitu Buki mengatakan sebelum dilakukan pencoblosan sang pemilik sumur bor air bersih itu meminta warga agar memberikan dukungan supaya menang di Pileg 2024.
Baca Juga: Inflasi di Kabupaten Lebak Tertinggi se Banten, Ini Tanggapan Pj Bupati
“Beliau minta supaya 100 suara dari kampung ini. Berhubung suaranya tidak sampai, akhirnya diputus sama dia,” ujarnya.
Hingga akhirnya warga memilih untuk pasrah karena pemilik sumur bor air bersih sudah menyetop alirannya.
Warga berharap ada perhatian berupa bantuan dari pemerintah agar dibuatkan sumur bor baru.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





