Tips Memulai Usaha Laundry Kiloan di Rumah, Dengan Modal Kecil Untungnya Berlipat

AKURAT BANTEN - Usaha laundry merupakan usaha yang sangat simpel dan tidak perlu memiliki keahlian secara khusus. Seiring dengan kebutuhan bagi keluarga pekerja yang sibuk. Usaha laundry rumahan ini bisa juga menghasilkan keuntungan yang berlipat, jika peminat jasa laundry kian terus berkembang dan berkesinambungan sesuai dengan jasa yang ditawarkan.
Namun meskipun begitu, memulai usaha laundry rumahan perlu juga mempersiapkan secara teliti apa yang harus dikerjakan lebih dahulu dan apa yang akan dikerjakan selanjutnya. Karena yang namanya pemula dalam menjalankan usaha masih serba menduga-duga akan keberhasilan.
Tetapi bukan menjadi masalah, sebelum menetapkan keinginan memiliki usaha tersebut, jajaki dahulu pasar atau konsumen yang akan berlangganan pada jasa laundry yang akan anda buka. Apakah daerah sekitar usaha laundry ini terdapat keluarga atau pribadi yang akan menggunakan jasa laundry Anda ?. Apakah sudah terdapat usaha yang sama disekitar anda ? pertanyaan ini akan menjadi referensi bagi anda. Biasanya pengguna yang akan memakai jasa laundry adalah keluarga sibuk, suami isteri pekerja, karyawan swasta dan lain sebagainya.
Baca Juga: Greenpeace Indonesia Apresiasi Penanganan Kebakaran TPA Rawa Kucing Tangerang
Kemudian lakukan persiapan awal dengan modal memadai, yang antara lain pembelian alat-alat yang akan digunakan, seperti mesin cuci yang kapasitasnya diatas 10 kg, dengan harga yang terjangkau. Tempat usaha yang layak meskipun kecil usahakan letaknya menarik perhatian untuk dikunjungi, lebih baik lagi keberadaan nya dipinggir jalan raya yang terlihat dari berbagai penjuru.
Instrumen-instrumen yang mendukung usaha seperti Banner, spanduk dan lainnya serta tenaga kerja yang benar-benar siap dapat bekerja sesuai dengan S-O-P nya.
Modal Usaha
Utamanya modal usaha tidak lebih dari jumlah harga peralatan dan bahan yang akan digunakan yang antara lain
1. Peralatan
• Mesin Cuci,
• Mesin Pengering,
• Setrika Uap
• Meja Setrika
• Timbangan digital.
• Bon Penerimaan
2. Bahan-bahan
• Sabun cair
• Parfum dll.
• Plastik kemasan
3.Biaya Produksi
• Listrik PLN
• Air PDAM
• Gas 3 Kilogram
Baca Juga: Pembangunan Jalan Leuwilalay–Pasir Kupa Segera Rampung, Ini Kata Tokoh Masyarakat
Demikian peralatan, bahan dan biaya produksi yang harus dipersiapkan, setelah itu tentukan biaya jasa yang akan diterima antara kiloan dan satuan. Jika harga perkilo dalam tenggang pengerjaan selama 3 hari sebesar Rp. 7.000,- maka dalam pengerjaan selama 2 hari lebih tinggi yaitu sebesar Rp. 8.000,- begitu juga jika pengerjaan dilakukan selama 1 hari, maka biaya yang diterima sebesar Rp. 9.000,- perkilo (***)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Tiyo Ardianto: Dari Awal Saya Bilang MBG Itu 'Maling Berkedok Gizi'
- 2GEMPAR! Mantan Ketua BEM UGM Bongkar Rahasia 'Lembaga Berbintang' yang Coba Menyuapnya
- 3Sempat Dibela Dadan Hindayana, 41 Dapur MBG Anak Pejabat DPRD Sulsel Tuai Sorotan, Aktivis Desak Audit Menyeluruh
- 4Demo Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, BEM UI Bawa 5 Tuntutan Keras untuk Pemerintah
- 5Mahfud MD Heran Nanik S Deyang Tak Tersentuh Pemeriksaan Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Alasannya
- 6Iran Protes Keras ke FIFA Jelang Piala Dunia 2026, Hanya Boleh Masuk Amerika Serikat Saat Hari Pertandingan
- 7Prediksi Portugal vs Chile: Ronaldo dan Generasi Emas Portugal Siap Kirim Peringatan ke Rival Piala Dunia
- 8Cedera Hancurkan Mimpi Wesley di Piala Dunia 2026, Ederson Resmi Dipanggil Brasil
- 9Krisis Selat Hormuz Bisa Ubah Ekonomi Global Selamanya, Dunia Mulai Tinggalkan Minyak Teluk
- 10Perang Berbalik Arah? Ukraina Mulai Rebut Wilayah Rusia Berkat Serangan Drone Mematikan








