Banten

Destinasi Wisata Taman Laut Bunaken Manado, Mewakili Keindahan Surga Bawah Laut Indonesia

AA LaNyalla Mahmud Mattalitti | 19 Januari 2024, 20:18 WIB
Destinasi Wisata Taman Laut Bunaken Manado, Mewakili Keindahan Surga Bawah Laut Indonesia

AKURAT BANTEN - Indonesia memiliki banyak taman laut dengan pemandangan yang cantik-cantik, salah satunya adalah Taman Laut Bunaken yang bertempat di Provinsi Sulawesi Utara.

Taman Nasional Bunaken secara resmi didirikan pada tahun 1991 dan merupakan salah satu taman laut pertama Indonesia.

Taman Nasional Bunaken merupakan perwakilan ekosistem laut Indonesia, meliputi padang rumput laut, terumbu karang, dan ekosistem pantai.

Pada tahun 2005, Indonesia mendaftarkan taman nasional ini kepada UNESCO untuk dimasukan kedalam Situs Warisan Dunia.

Meskipun memiliki status taman nasional dan mendapat pendanaan yang cukup, taman ini mengalami degradasi kecil akibat penambangan terumbu karang, kerusakan akibat jangkar, penggunaan bom dan sianida dalam menangkap ikan, kegiatan menyelam, dan sampah.

World Wildlife Fund (WWF) memberikan bantuan konservasi sebagai bagian dari "Sulu Sulawesi Marine Eco-region Action Plan".

Konservasi meliputi patroli yang berhasil mengurangi penggunaan bom dalam menangkap ikan.

Taman ini merupakan kawasan konservasi terumbu karang dan biota laut lain dengan luas 890,65 km yang dijadikan tempat wisata dan dibuka untuk umum.

Karena terletak di segitiga terumbu karang, di sini kita akan dengan mudah menemukan 390 spesies terumbu karang dan 90 jenis ikan, reptil, mamalia, serta moluska.

Semua keindahan bawah laut tersebut bisa dinikmati dengan snorkeling. Hingga hari ini, Taman Laut Bunaken masih menjadi destinasi wisata andalan yang tak boleh dilewatkan ketika berkunjung ke Manado.

Sekedar saran untuk sahabat Akurat Banten jika ingin berkunjung, datanglah sekitar bulan Mei sampai Agustus karena pada bulan-bulan itu air laut sedang sangat jernih dan suhu sedang hangat-hangatnya.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.