Sejarah Berdirinya Taman Siswa, Tempat Pendidikan yang Didirikan Ki Hajar Dewantara!

AKURAT BANTEN - Taman siswa merupakan sebuah organisasi pendidikan yang didirikan oleh pahlawan pendidikan, Ki Hajar Dewantara pada masa kolonial Belanda.
Taman siswa didirikan pada tanggal 3 Juli 1922 di Kota Yogyakarta. Organisasi ini didirikan sebagai wujud perlawanan Ki Hajar Dewantara terhadap deskriminasi pendidikan yang diterapkan oleh pemerintah Belanda.
Sampai saat ini, taman siswa menjadi landasan pendidikan di Indonesia. Lantas, bagaimana sejarah berdirinya taman siswa tersebut? Simak ulasan lengkapnya.
Baca Juga: Simak Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei serta Arti Penting Pendidikan!
Sejarah Berdirinya Taman Siswa
Sejarah berdirinya taman siswa tidak lepas dari perjuangan Ki Hajar Dewantara. Pada saat penjajahan Belanda, mendapatkan pendidikan merupakan sesuatu yang mustahil bagi masyarakat biasa. Mengenyam pendidikan hanya diperuntukkan bagi keluarga ningrat dan keluarga Belanda.
Melihat adanya diskriminasi tersebut, Ki Hajar Dewantara merasa terpanggil untuk melakukan perlawanan terhadap peraturan kolonial Belanda. Karena sikapnya yang berani selalu mengkritik pemerintah Belanda, Ki Hajar Dewantara diasingkan ke Belanda bersama dua rekannya, Ernest Douwes Dekker dan Tjipto Mangoenkoesoemo.
Kembalinya Ki Hajar Dewantara ke Indonesia pada tahun 1918, ia langsung aktif kembali berorganisasi. Pahlawan pendidikan ini bergabung dengan perkumpulan pemuda pimpinan Pangeram Suryomentaram dan kelompok sarasehan.
Baca Juga: Profil Shen Yinhao, Wasit Asal China yang Pimpin Laga Indonesia vs Uzbekistan Tuai Kontroversi
Seiring waktu Ki Hajar Dewantara memiliki keinginan untuk merubahan cara mengajar yang dipakai oleh kolonial Belanda yaitu sistem "perintah dan sanksi (hukuman)" diubah menjadi cara pendidikan pamong.
Untuk melakukan perubahan tentu Ki Hajar Dewantara memerlukan organisasi agar perubahan dalam dunia pendidikan demi kaum pribumi bisa dilaksanakan. Maka pada tanggal 3 Juli 1922 untuk pertama kalinya 'Nationaal Onderwijs Tamansiswa' berdiri di Yogyakarta.
Melalui Taman Siswa Ki Hajar Dewantara ingin mengenalkan tentang konsep kemerdekaan bagi kaum pribumi agar mampu berdiri sendiri untuk mendapatkan kebebasan serta lebih manusiawi. Diharapkan juga melalui pendidikan yang diterapkan oleh Taman Siswa akan menghasilkan pemimpin untuk bangsa Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8Viral! Antrean Makan Bergizi Gratis di SMK Kebumen Berujung Aksi Duel Mencekam, Korban Diseret ke Lahan Kosong, Ini Kronologinya
- 9Rodri Tiba di Barcelona, Sang Ballon d'Or Langsung Ungkap Mimpi Besarnya Bersama Blaugrana
- 10Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas






