Banten

Perlu Tahu! Tekanan Darah Tinggi Usia 20-an Dapat Menyebabkan Serangan Jantung dan Stroke

Saeful Anwar | 6 Desember 2024, 20:40 WIB
Perlu Tahu! Tekanan Darah Tinggi Usia 20-an Dapat Menyebabkan Serangan Jantung dan Stroke

AKURAT BANTEN – Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah kondisi ketika tekanan darah di dalam arteri meningkat secara abnormal. Kondisi ini dapat menyebabkan berbagai penyakit tidak menular (PTM) seperti stroke, gagal jantung, serangan jantung, dan kerusakan ginjal.

Tentunya tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan penyakit yang dapat menyerang siapa saja, salah satunya di usia 20-an.

Hingga tekanan darah tinggi menjadi salah satu penyebab yang sangat populer diatas usia tersebut.

Melansir dari data Kementerian Kesehatan pada 2019 menunjukkan hipertensi terjadi pada kelompok umur 31-44 tahun (31,6 persen), 45-54 tahun (45,3 persen), dan umur 55-64 tahun (55,2 pe4rsen).

Tidak hanya itu, pada kelompok usia anak muda 20 tahunan juga rentan mengalami tekanan darah tinggi.

Seperti halnya kelompok usia lain, gejala atau tanda darah tinggi pada usia 20 tahunan pun beragam dan sama membahayakan bagi kesehatan.

Baca Juga: Tips! Konsumsi Jenis Jus Penghancur Lemak Untuk Tubuh Gemuk Menjadi Singset

Tanda Darah Tinggi di Usia 20 Tahunan
Darah tinggi atau hipertensi adalah kondisi saat tekanan darah sistolik (jantung berkontraksi) lebih dari 140 mmHg atau tekanan darah diastolik (jantung berelaksasi) lebih dari 90mmHg.

Menurut Kementerian Kesehatan, hipertensi atau tekanan darah tinggi sering disebut sebagai silent killer, yakni masalah kesehatan yang bisa membunuh penderitanya secara diam-diam.

Namun secara diam-diam, tekanan abnormal dalam arteri ini dapat meningkatkan risiko terkena stroke, aneurisma, gagal jantung, serangan jantung, serta kerusakan ginjal.

Gejala darah tinggi di usia 20 tahunan pun umumnya sama seperti kelompok usia lain, di antaranya adalah :

  • Sakit kepala atau pusing
  • Mual
  • Muntah
  • Pusing
  • Penglihatan kabur atau penglihatan ganda
  • Mimisan
  • Palpitasi jantung atau jantung berdetak kencang
  • Sesak napas
  • Perdarahan subkonjungtiva atau bercak seperti darah pada mata.

Sebaiknya hindari lebih awal terjadinya serangan jantung atau stroke pada usia diatas 20-an serperti terjadinya tanda-tanda tersebut (**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
Abdurahman