5 Kesalahan dalam Menentukan Harga Produk yang Bisa Bikin Bisnismu Rugi Besar

Akurat Banten - Menentukan harga produk bukan sekadar menempelkan angka pada label.
Banyak pelaku usaha, terutama pemula, yang kurang memahami strategi penetapan harga dan akhirnya terjebak dalam kesalahan yang justru merugikan bisnis mereka.
Lantas, apa saja kesalahan umum dalam menentukan harga produk yang bisa membuat bisnis merugi?
Pertama, menetapkan harga terlalu rendah dengan harapan menarik banyak pembeli.
Walaupun tampak menjanjikan untuk mendongkrak penjualan, harga yang terlalu murah dapat menurunkan persepsi nilai produk, merusak citra merek, dan tentu saja menggerus margin keuntungan.
Baca Juga: Mengapa Banyak Startup Bangkrut di Tahun Pertama? Ini Jawaban Mengejutkan Para Ahli!
Kedua, lupa menghitung semua biaya produksi secara menyeluruh.
Pelaku bisnis kerap hanya menghitung bahan baku, tanpa memperhitungkan biaya tenaga kerja, transportasi, listrik, dan biaya operasional lainnya.
Ketiga, hanya mengikuti harga pasar atau pesaing tanpa pertimbangan internal.
Banyak pengusaha kecil meniru harga kompetitor tanpa menghitung struktur biaya sendiri, yang akhirnya menyebabkan kerugian ketika biaya operasional lebih besar dari pendapatan.
Keempat, mengabaikan segmentasi pasar. Menetapkan harga tanpa mengenal siapa target konsumen dapat membuat produk tidak laku atau terasa tidak sepadan dengan nilainya.
Kelima, tidak mempertimbangkan strategi jangka panjang.
Baca Juga: Bongkar Trik! Bagaimana Perusahaan Kecil Bisa Kalahkan Raksasa Pasar
Beberapa pelaku usaha menetapkan harga hanya untuk mengejar keuntungan cepat, tanpa memikirkan loyalitas pelanggan, keberlanjutan bisnis, dan potensi ekspansi.
Kesalahan-kesalahan tersebut umumnya dilakukan oleh siapa saja yang baru merintis bisnis dan belum memiliki pengalaman dalam manajemen harga.
Kapan saja ini bisa terjadi, terutama saat peluncuran produk baru atau perubahan tren pasar. Di mana pun bisnis dijalankan, baik offline maupun online, risiko ini tetap ada.
Agar tidak terjebak, pelaku usaha harus memahami cara menentukan harga yang tepat, yakni dengan menghitung seluruh biaya, memahami pasar, menganalisis kompetitor, serta menyesuaikan dengan nilai dan kualitas produk.
Baca Juga: Aksi Preman di Pasar Induk Kramat Jati Berakhir, Polisi Bekuk Pelaku Pengancaman Pedagang Kopi
Penetapan harga yang tepat bukan hanya soal keuntungan, tapi juga tentang membangun bisnis yang berkelanjutan dan kompetitif.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










