Banten

Dampak Puasa terhadap Sistem Pencernaan dan Cara Tubuh Beradaptasi. Ada Apa Aja? Yuk Simak!

Rahmawati Huda | 13 Maret 2026, 14:34 WIB
Dampak Puasa terhadap Sistem Pencernaan dan Cara Tubuh Beradaptasi. Ada Apa Aja? Yuk Simak!
Dampak Puasa terhadap Sistem Pencernaan dan Cara Tubuh Beradaptasi / Freefik

AKURAT BANTEN - Puasa selama Ramadan membuat pola makan berubah dibandingkan hari biasa.

Jika biasanya seseorang makan beberapa kali dalam sehari, saat puasa waktu makan hanya terjadi saat sahur dan berbuka.

Perubahan ini turut memengaruhi cara kerja sistem pencernaan, mulai dari lambung hingga usus.

Meski demikian, jika dilakukan dengan pola makan yang seimbang, puasa justru dapat memberikan manfaat bagi kesehatan pencernaan.

Baca Juga: Sering Tak Disadari, Kebiasaan Saat Sahur dan Berbuka Ini Bisa Mengganggu Kesehatan Lambung Selama Ramadan

Sistem Pencernaan Memiliki Waktu Beristirahat

Selama berpuasa, tubuh tidak menerima makanan selama beberapa jam. Kondisi ini membuat organ pencernaan seperti lambung dan usus tidak terus-menerus bekerja mencerna makanan.

Waktu jeda tersebut memungkinkan sistem pencernaan bekerja lebih efisien dan tidak terlalu terbebani.

Menurut beberapa sumber kesehatan, jeda makan saat puasa dapat membantu tubuh mengatur kembali ritme pencernaan yang sebelumnya berlangsung sepanjang hari.

Baca Juga: Puasa dan Kesehatan Mental: Bagaimana Ramadan Dapat Membantu Menenangkan Pikiran dan Menjaga Keseimbangan Emosi

Membantu Menjaga Keseimbangan Bakteri Usus

Di dalam saluran pencernaan terdapat mikroorganisme yang berperan penting dalam proses pencernaan makanan dan penyerapan nutrisi.

Pola makan yang disertai periode puasa dapat membantu menjaga keseimbangan bakteri baik di dalam usus. Keseimbangan ini penting untuk mendukung kesehatan sistem pencernaan secara keseluruhan.

Pentingnya Pola Makan Saat Sahur dan Berbuka

Walaupun puasa dapat memberikan manfaat bagi sistem pencernaan, hasilnya tetap dipengaruhi oleh pola makan saat sahur dan berbuka.

Mengonsumsi makanan secara berlebihan atau terlalu banyak makanan berlemak dapat memicu gangguan pencernaan seperti kembung atau asam lambung.

Baca Juga: Tips Mengelola Stres Selama Ramadan agar Pikiran Tetap Tenang dan Aktivitas Sehari-hari Berjalan Lebih Seimbang

Karena itu, dianjurkan untuk memilih makanan bergizi seimbang, makan secara bertahap saat berbuka, serta mencukupi kebutuhan cairan tubuh.

Puasa dapat memberikan kesempatan bagi sistem pencernaan untuk beristirahat dan membantu menjaga keseimbangan proses pencernaan. Namun manfaat tersebut akan lebih optimal jika diimbangi dengan pola makan yang sehat dan teratur selama bulan puasa.***


Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.