Banten

Bikin Mewek! Kakek Ini Lantunkan 'Andai Ku Tahu' dengan Senyuman Tulus, Pesan Tersiratnya Sentil Hati Netizen

Abdurahman | 17 Juni 2026, 20:17 WIB
Bikin Mewek! Kakek Ini Lantunkan 'Andai Ku Tahu' dengan Senyuman Tulus, Pesan Tersiratnya Sentil Hati Netizen
Video yang diunggah oleh akun sugitohanifah1 ini langsung kebanjiran respon positif. dengan Senyuman Tulus, Pesan Tersiratnya Sentil Hati Netizen (Foto: Smule)

AKURAT BANTEN— Sebuah video singkat yang diunggah di platform Smule mendadak menjadi sorotan hangat netizen.

Bukan karena teknologi canggih atau latar belakang yang mewah, melainkan karena kesederhanaan sebuah pesan yang disampaikan oleh seorang kakek tua berambut putih.

Dengan latar belakang kebun jeruk yang hijau, kakek tersebut melantunkan lagu religi legendaris milik Ungu yang berjudul "Andai Ku Tahu".

Namun, alih-alih terdengar seperti nyanyian biasa, lantunan suara sang kakek justru terasa seperti sebuah untaian doa yang mendalam dan menggetarkan hati siapapun yang mendengarnya.

Baca Juga: Bukan Cuma Soal Nasab, Sikap Gus Salam di Kelas PMKNU Ini yang Bikin Syaifuloh Yusuf Terpikat

Senyuman Tulus di Balik Bait Pertobatan

Sejak detik pertama video dimulai, sang kakek langsung menyapa pemirsa dengan senyuman hangat tanpa beban.

Mengenakan kaus putih sederhana dan earphone hitam di telinganya, ia mulai mengalunkan lirik demi lirik dengan penuh penghayatan.

Andai ku tahu... kapan tiba ajalku... Kuakan memohon, Tuhan tolong panjangkan umurku...

Ada hal yang sangat kontras namun menyentuh dalam video ini.

Ketika lirik lagu menceritakan tentang ketakutan akan dosa dan hari akhir, wajah sang kakek justru memancarkan ketenangan yang luar biasa.

Tidak ada raut kepanikan; yang ada hanyalah kepasrahan yang tulus kepada Sang Pencipta.

Baca Juga: Balik Arah, Ahli Forensik Rismon Sianipar Datangi Jokowi di Solo Bawa Buku 800 Halaman

Pesan Tersirat yang Menampar Generasi Muda

Bagi sebagian besar netizen, video ini bukan sekadar konten hiburan pengisi waktu luang.

Ada pesan tersirat yang sangat tajam yang seolah ingin disampaikan dari guratan wajah senja sang kakek:

  • Pengingat Waktu yang Singkat: Di usia yang tak lagi muda, sang kakek seolah mengingatkan bahwa dunia ini hanyalah persinggahan sementara.

  • Zikir dan Tobat Tanpa Batas Usia: Lantunan kalimat Lailahaillallah di akhir lagu yang dibawakan dengan penuh penekanan, menjadi klimaks yang membuat bulu kuduk merinding. Ini adalah simbol kepasrahan total seorang hamba.

  • Kebahagiaan dalam Kesederhanaan: Di tengah riuhnya dunia digital yang penuh kepalsuan, kehadiran kakek ini membawa kembali esensi kejujuran dalam berkarya dan berdoa.

Baca Juga: Babak Baru Timur Tengah: Iran Bakal Diguyur Investasi Rp5.310 Triliun Usai Damai dengan AS, Kok Bisa?

Menuai Simpati dan Doa dari Netizen

Video yang diunggah oleh akun sugitohanifah1 ini langsung kebanjiran respon positif.

Banyak netizen yang mengaku meneteskan air mata melihat ketulusan sang kakek.

Mendengar suara kakek ini membuat kita sadar, sedalam apa persiapan kita untuk kembali pulang? Wajahnya begitu teduh, tulis salah satu netizen di kolom komentar.

Melalui lagu sederhana ini, sang kakek telah berhasil mengetuk pintu hati banyak orang.

Ia membuktikan bahwa pesan kebaikan tidak perlu disampaikan dengan kemewahan, melainkan dengan ketulusan yang lahir dari dalam jiwa. Sehat selalu, Kakek! (**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Abdurahman
Reporter
Abdurahman
Abdurahman