Lulusan Marshall University Amerika Serikat Ini Tolak Tawaran Kerja dari Perusahaan Asing, Pilih Mengabdi Jadi Lurah di Papua

AKURAT BANTEN - Mendapat banyak tawaran kerja dari perusahaan asing di luar negeri dengan gaji besar tidak membuat Maria Jochu, menjadi silau.
Sebaliknya, lulusan Marshall University, West Virginia, Amerika Serikat jurusan Human Resources (sumber daya manusia) ini malah memilih untuk mengabdi di Papua, kampung halamannya.
Dilansir dari Instagram @fyifact, Maria memilih jadi lurah di Papua.
Baca Juga: Warganet Olok-Olok Spanduk, Banner Dan Foto Budi Hartono Karena Merusak Keindahan Jakarta
"Lahir dari keluarga sederhana di distrik Jayapura Utara, Maria Jochu berhasil sukses hingga menempuh pendidikan di luar negeri berkat kerja kerasnya," kata laman itu, dikutip Jumat (12/1/2024).
Ditambahkan, selepas SMA, Maria memilih pendidikan kepamongprajaan di IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri).
"Setelah lulus dari IPDN, Maria mulai bekerja di kantor pemerintahan. Namun keinginannya untuk terus belajar tak pernah surut," jelasnya.
Maria lalu mencari program beasiswa sambil mengumpulkan uang untuk mengikuti berbagai kursus. Akhirnya, dia mengetahui soal program LPDP dan mencoba peruntungan di sana.
Baca Juga: Viral! Pegawai RSUD Bekasi Diduga Pelakor, Ajak Suami Orang Bulan Madu
"Keberuntungan terus menghampiri Maria, hingga ia berhasil diterima di Marshall University, West Virginia, Amerika Serikat jurusan Human Resources (sumber daya manusia)," sambungnya.
Siapa sangka, setelah lulus LPDP, Maria banyak dilirik perusahaan asing di luar negeri. Namun, tawaran itu tidak membuatnya silau.
Maria malah memilih kembali ke kampung halamannya di Papua dan mengabdikan dirinya untuk membangun Papua.
"Maria memilih Papua untuk kembali. Dia memilih menjadi lurah di Papua, karena merasa banyak hal yang harus diperbaiki," tukasnya. ????????
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8Viral! Antrean Makan Bergizi Gratis di SMK Kebumen Berujung Aksi Duel Mencekam, Korban Diseret ke Lahan Kosong, Ini Kronologinya
- 9Rodri Tiba di Barcelona, Sang Ballon d'Or Langsung Ungkap Mimpi Besarnya Bersama Blaugrana
- 10Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas


