Jasa Konstruksi Nasional Lumpuh Total Sejak 20 Juni, Akibat Serangan Ransomware

AKURAT BANTEN - Lumpuhnya PDN yang dikelola oleh PT Telkom sejak 20 Juni lalu, akibat serangan ransomware berhasil melumpuhkan Pusat Data Nasional (PDN), hingga berdampak langsung terhadap jasa konstruksi terintegrasi (SIJKT).
Karena selama lima tahun terakhir jasa konstruksi nasional telah sepenuhnya mengadopsi teknologi informasi.
Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (BPP GAPENSI) Andi Rukman Nurdin menyayangkan kejadian serangan siber tersebut. Imbasnya, sistem informasi jasa konstruksi terintegrasi (SIJKT) terkunci.
Baca Juga: Pakar IT: PDN dikelola Amatiran, Buta Cara Berpikir Teknologi Hanya Karena Dekat Dengan Pejabat
Menurut Andi, saat ini seluruh tahapan penyelenggaraan konstruksi mulai dari proses perizinan berusaha, pengadaan barang dan jasa, hingga big data processing dalam penentuan kebijakan pengembangan, menjadi tertunda.
"Selama 10 hari tercatat 1.479 permohonan perizinan berusaha dan 12.332 permohonan sertifikasi tenaga kerja konstruksi terhenti," kata Andi dalam keterangan tertulis dikutip Akurat Banten, Senin (1/7/2024).
Dia menambahkan lumpuhnya PDN ternyata berdampak terhadap aplikasi e-simpan yang menjadi bagian dari SIJKT yang mencatat data terkait pengalaman 10.527 badan usaha konstruksi dan 98.320 tenaga kerja konstruksi profesional.
Baca Juga: Demi Investor, Pemerintah Gusur Masyarakat Adat Pamaluan dari IKN
Seperti diketahui, Data pengalaman tersebut digunakan oleh pengguna jasa APBN, APBD, dan swasta sebagai dasar persyaratan tender.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 5Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 6Juventus Tak Terima Kalah dari Cristiano Ronaldo! Kasus Gaji Rp190 Miliar Kini Dibawa ke Pengadilan Tertinggi Italia
- 7Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 8Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!









