PHK Merupakan Faktor Utama Turunnya Jumlah Pemudik hingga 24,34% pada 2025

AKURAT BANTEN - Jumlah pemudik dari H-10 hingga hari kedua Lebaran 2025 turun dibandingkan periode yang sama pada 2024.
Data tersebut berdasarkan info laman Strategi Hub Sistem Informasi Transportasi Terintegrasi Kementerian Perhubungan.
Adapun sepanjang H-10 hingga hari kedua (H+2) Lebaran 2025, pada hari Selasa (1/4/2025) sampai pada pukul 20.00 WIB, data menunjukkan ada 10.168.141 pemudik bergerak ke berbagai penjuru Tanah Air.
Baca Juga: Artis Senior Ray Sahetapy Meninggal Dunia, Surya Sahetapi: Selamat Jalan Ayah!
Jumlah ini lebih rendah sekitar 563.000 penumpang dibandingkan periode yang sama pada 2024.
Berdasarkan hasil survei Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan bersama sejumlah akademisi, jika jumlah pemudik turun 24,34% dari 193,6 juta orang tahun lalu menjadi 146,48 juta orang pada Lebaran tahun ini.
"Benar, besaran potensi pergerakan masyarakat saat mudik lebaran tahun ini (2025) mengalami penurunan dibanding tahun lalu," ujar Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub, Budi Rahardjo, Sabtu (22/03)
Meskipun tidak dipaparkan apa penyebabnya, tapi pengamat ekonomi menyebut lesunya daya beli masyarakat, masifnya pemutusan hubungan kerja, hingga pengurangan bantuan sosial menjadi faktor kuat pemicu fenomena anomali tersebut.
Selain itu, klaimnya, ada kemungkinan keputusan masyarakat berubah bergantung pada situasi dan kondisi yang memengaruhi keputusan akhir. (*******)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Tiyo Ardianto: Dari Awal Saya Bilang MBG Itu 'Maling Berkedok Gizi'
- 2GEMPAR! Mantan Ketua BEM UGM Bongkar Rahasia 'Lembaga Berbintang' yang Coba Menyuapnya
- 3Sempat Dibela Dadan Hindayana, 41 Dapur MBG Anak Pejabat DPRD Sulsel Tuai Sorotan, Aktivis Desak Audit Menyeluruh
- 4Demo Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, BEM UI Bawa 5 Tuntutan Keras untuk Pemerintah
- 5Mahfud MD Heran Nanik S Deyang Tak Tersentuh Pemeriksaan Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Alasannya
- 6Iran Protes Keras ke FIFA Jelang Piala Dunia 2026, Hanya Boleh Masuk Amerika Serikat Saat Hari Pertandingan
- 7Prediksi Portugal vs Chile: Ronaldo dan Generasi Emas Portugal Siap Kirim Peringatan ke Rival Piala Dunia
- 8Cedera Hancurkan Mimpi Wesley di Piala Dunia 2026, Ederson Resmi Dipanggil Brasil
- 9Perang Berbalik Arah? Ukraina Mulai Rebut Wilayah Rusia Berkat Serangan Drone Mematikan
- 10Jerman Peringatkan Rusia Bisa Ancam NATO pada 2029, Eropa Mulai Siaga Perang







