Banten

Detik-detik Tembok Rumah Jebol Diterjang Banjir Malang, Warga Menjerit, Satu Orang Terseret Arus

Andi Syafriadi | 6 Desember 2025, 10:50 WIB
Detik-detik Tembok Rumah Jebol Diterjang Banjir Malang, Warga Menjerit, Satu Orang Terseret Arus

AKURAT BANTEN - Hujan deras yang mengguyur Kota Malang pada Kamis sore membuat kawasan Blimbing mengalami banjir cukup parah.

Air yang datang tiba-tiba tidak hanya merendam puluhan rumah, tetapi juga menjebol tembok pembatas hingga menyeret warga.

Salah satu warga, Zainul, menceritakan detik-detik banjir masuk ke rumahnya di kawasan Sidomulyo.

Awalnya air hanya menggenang di halaman. Namun tidak lama kemudian, tembok pembatas di samping rumah jebol karena kuatnya tekanan air.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Ingatkan Alih Fungsi Lahan di Bandung Jadi Pemicu Terjadinya Banjir Bandang Saat Ini, Siap Ambil Langkah Tegas!

Dalam hitungan detik, air setinggi hampir dua meter menerjang masuk ke ruang tamu.

Zainul yang berada di lantai atas melihat ayah dan adiknya berusaha menahan pintu agar air tidak semakin deras masuk ke dalam rumah.

Namun usaha itu sia-sia karena gelombang air terlalu kuat.

“Air langsung naik cepat. Semua barang di dalam rumah ikut hanyut,” ujarnya.

Baca Juga: Komisi IV Desak Pemkot Tangerang Percepat Penguatan Infrastruktur Pengendali Banjir

Tidak hanya rumah Zainul yang terdampak, total ada 19 rumah di RT setempat yang ikut terendam.

Lima di antaranya mengalami kerusakan paling parah karena tembok jebol dan struktur rumah rusak.

Dalam kejadian itu, seorang warga lanjut usia sempat terseret arus, tetapi berhasil diselamatkan oleh warga sekitar.

Data dari BPBD Kota Malang mencatat ada 39 titik banjir di seluruh kota pada hari itu. Blimbing menjadi salah satu wilayah dengan dampak terberat.

Baca Juga: RAHASIA TERKUAK: Kayu Bernomor Merah Jadi Bukti, Banjir Bandang Aceh Dipicu Mafia Penebangan? Bukan Tumbang Alami

Sejumlah jalan juga sempat tidak bisa dilewati karena air mencapai pinggang orang dewasa.

Meski air kini telah surut, warga masih sibuk membersihkan lumpur dan memperbaiki rumah.

Bantuan makanan, perlengkapan kebersihan, serta dukungan darurat mulai disalurkan petugas.

Peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya perawatan drainase serta penguatan tembok pembatas di wilayah rawan banjir.

Baca Juga: Banjir Rob Landa Kampung Dadap Tangerang, 540 Keluarga Terdampak

Warga juga diminta waspada jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.