Harga Plastik Melonjak, Warga Kembali Bawa Kantong Belanja Sendiri: Tren Lama Jadi Solusi Baru

AKURAT BANTEN - Di tengah isu global yang tak kunjung reda, akibat konflik di Timur Tengah berdampak pada harga plastik ikut melonjak dan terasa hingga di kehidupan sehari-hari.
Dalam situasi ini, kebiasaan sederhana membawa kantong belanja sendiri atau tote bag yang sempat terlupakan, kini kembali relevan.
Sebelumnya, kebiasaan yang dianggap sepele, merepotkan, kini membawa dampak besar, baik bagi lingkungan maupun pengeluaran pribadi.
Baca Juga: Ansor Nilai TPP ASN Tangsel Bermasalah, Ajukan Laporan Resmi ke Kejari
Membawa kantong belanja sendiri bukan sekadar tren lama yang dihidupkan kembali, namun bentuk kesadaran baru masyarakat menghadapi perubahan zaman.
Dengan harga plastik yang terus naik, penggunaan kantong sekali pakai menjadi tidak lagi efisien. Penggunaan tote bag menjadi solusi praktis, hemat, dan ramah lingkungan.
Baca Juga: Geger di Depan DPR! Roy Suryo Cs Geruduk Senayan: Tuntut Jokowi Diadili, Gibran Dimakzulkan!
Menariknya, fenomena ini juga menunjukkan bahwa perubahan perilaku bisa dimulai dari hal kecil. Ketika satu orang mulai membawa kantong sendiri, ia memberi contoh bagi orang lain di sekitarnya.
Dalam jangka panjang, kebiasaan ini bisa mengurangi limbah plastik yang selama ini menjadi masalah serius.
Membawa kantong belanja sendiri bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan dan bentuk kepedulian. Saat ini adalah momen yang tepat untuk kembali pada kebiasaan baik yang sempat terlupakan.
Baca Juga: Puluhan Warga Lebak Kena Tipu Umrah Murah, Uang Ratusan Juta Raib
Dengan langkah sederhana ini, kita tidak hanya berhemat, tetapi juga ikut menjaga bumi untuk generasi mendatang. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8Viral! Antrean Makan Bergizi Gratis di SMK Kebumen Berujung Aksi Duel Mencekam, Korban Diseret ke Lahan Kosong, Ini Kronologinya
- 9Rodri Tiba di Barcelona, Sang Ballon d'Or Langsung Ungkap Mimpi Besarnya Bersama Blaugrana
- 10Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas





