Banten

Harga Plastik Melonjak, Warga Kembali Bawa Kantong Belanja Sendiri: Tren Lama Jadi Solusi Baru

Abdul Marta Nurdin | 18 April 2026, 06:58 WIB
Harga Plastik Melonjak, Warga Kembali Bawa Kantong Belanja Sendiri: Tren Lama Jadi Solusi Baru
Kembali tren, konsumen membawa kantung sendiri tote bag saat belanja (foto: istimewa)

AKURAT BANTEN - Di tengah isu global yang tak kunjung reda, akibat konflik di Timur Tengah berdampak pada harga plastik ikut melonjak dan terasa hingga di kehidupan sehari-hari.

Dalam situasi ini, kebiasaan sederhana membawa kantong belanja sendiri atau tote bag yang sempat terlupakan, kini kembali relevan.

Sebelumnya, kebiasaan yang dianggap sepele, merepotkan, kini membawa dampak besar, baik bagi lingkungan maupun pengeluaran pribadi.

Baca Juga: Ansor Nilai TPP ASN Tangsel Bermasalah, Ajukan Laporan Resmi ke Kejari

Membawa kantong belanja sendiri bukan sekadar tren lama yang dihidupkan kembali, namun bentuk kesadaran baru masyarakat menghadapi perubahan zaman.

Dengan harga plastik yang terus naik, penggunaan kantong sekali pakai menjadi tidak lagi efisien. Penggunaan tote bag  menjadi solusi praktis, hemat, dan ramah lingkungan.

Baca Juga: Geger di Depan DPR! Roy Suryo Cs Geruduk Senayan: Tuntut Jokowi Diadili, Gibran Dimakzulkan!

Menariknya, fenomena ini juga menunjukkan bahwa perubahan perilaku bisa dimulai dari hal kecil. Ketika satu orang mulai membawa kantong sendiri, ia memberi contoh bagi orang lain di sekitarnya.

Dalam jangka panjang, kebiasaan ini bisa mengurangi limbah plastik yang selama ini menjadi masalah serius.

Membawa kantong belanja sendiri bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan dan bentuk kepedulian. Saat ini adalah momen yang tepat untuk kembali pada kebiasaan baik yang sempat terlupakan.

Baca Juga: Puluhan Warga Lebak Kena Tipu Umrah Murah, Uang Ratusan Juta Raib

Dengan langkah sederhana ini, kita tidak hanya berhemat, tetapi juga ikut menjaga bumi untuk generasi mendatang. ***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.