Banten

BBM Nonsubsidi Naik Drastis! Harga Dexlite dan Pertamax Turbo Tembus Rp23 Ribu Mulai Hari Ini

Aullia Rachma Puteri | 18 April 2026, 09:59 WIB
BBM Nonsubsidi Naik Drastis! Harga Dexlite dan Pertamax Turbo Tembus Rp23 Ribu Mulai Hari Ini
HARGA BBM NONSUBSIDI NAIK

AKURAT BANTEN - PT Pertamina (Persero) resmi melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang mulai berlaku pada 18 April 2026.

Kebijakan ini diambil di tengah kondisi pasar energi global yang masih berfluktuasi akibat berbagai faktor geopolitik.

Dalam penyesuaian kali ini, tidak semua jenis BBM mengalami perubahan harga.

Produk seperti Pertamax dan Pertamax Green 95 tetap dijual dengan harga yang sama seperti sebelumnya.

Baca Juga: Terjebak di 'Mulut Naga': Alasan Tak Terduga Iran Belum Lepas 2 Kapal Raksasa Pertamina

Namun, beberapa jenis BBM lainnya mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

Kenaikan paling mencolok terjadi pada Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.

Harga ketiga produk tersebut melonjak cukup tinggi dibandingkan periode sebelumnya.

Untuk wilayah Jakarta dan Banten, Dexlite dan Pertamina Dex bahkan kini berada di kisaran harga di atas Rp23 ribu per liter, sementara Pertamax Turbo juga mengalami lonjakan tajam.

Baca Juga: Selat Hormuz Memanas, Iran Wajibkan Kapal Pertamina Ikuti Aturan Khusus

Pertamina menjelaskan bahwa penyesuaian harga ini dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak mentah dunia serta nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Kedua faktor tersebut sangat berpengaruh terhadap biaya produksi dan distribusi BBM nonsubsidi.

Sebelumnya, pada awal April 2026, Pertamina masih menahan harga BBM meskipun tren harga minyak global sedang meningkat.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.

Baca Juga: Iran Akhirnya Luluh? Kapal Pertamina yang Tertahan di Selat Hormuz Beri Sinyal Kuat Pembebasan

Namun, tekanan dari pasar energi internasional akhirnya membuat penyesuaian harga tidak dapat dihindari.

Perlu diketahui bahwa harga BBM nonsubsidi memang mengikuti mekanisme pasar.

Artinya, harga dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada kondisi global.

Selain itu, perbedaan harga antar daerah juga dipengaruhi oleh pajak dan biaya distribusi di masing-masing wilayah.

Baca Juga: Pertamina Turunkan Ratusan Kapal Sekaligus Demi Misi Besar Jaga Energi hingga Pelosok Negeri

Kenaikan harga ini diperkirakan akan berdampak pada berbagai sektor, terutama transportasi dan logistik.

Biaya operasional yang meningkat dapat berimbas pada kenaikan harga barang dan jasa di pasaran.

Meski demikian, pemerintah memastikan bahwa BBM bersubsidi tidak mengalami perubahan harga.

Hal ini diharapkan dapat membantu menjaga daya beli masyarakat, terutama bagi kalangan yang masih sangat bergantung pada BBM subsidi.

Baca Juga: Terungkap 2 Kapal Pertamina Belum Bisa Lewat Selat Hormuz, Ini Status Terbarunya

Dengan adanya kenaikan ini, masyarakat diimbau untuk lebih bijak dalam menggunakan bahan bakar.

Efisiensi penggunaan energi menjadi langkah penting untuk mengurangi dampak dari kenaikan harga tersebut.

Kebijakan ini sekaligus menunjukkan bahwa kondisi global memiliki pengaruh besar terhadap sektor energi dalam negeri.

Oleh karena itu, masyarakat perlu terus mengikuti perkembangan informasi terkait harga BBM agar dapat menyesuaikan kebutuhan dan pengeluaran sehari-hari.

Baca Juga: BREAKING Harga BBM Pertamina Batal Naik 1 April, tapi Jangan Terkecoh Harga Bahan Bakar yang Satu Ini

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.